Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Nabire Mencekam, Korban Tewas Jadi 13 Orang
Jum'at, 26 November 2004 | 19:25 WIB

TEMPO Interaktif, Nabire: Gempa yang mengguncang Nabire, Papua, sejak Jumat (26/11) pagi telah menambah korban meninggal menjadi 13 orang. Nama korban adalah Herlina P Bahri (40 tahun), Muliati (24), Obet Wonsiwor (18), Tina (2), Sella Radisetiawan (1), H. Andi Muin (70), Hj. Hasnah (60), Tamrin (30), Juce Rumaroten (37), Randi Adriansyah (1,5), dan tiga korban lainnya masih berada di rumah sakit Nabire. Sedangkan 25 orang luka ringan dan 18 orang luka berat.

Menurut Hendrik Rumantrai, Sekretaris Dewan Adat Papua wilayah Nabire, sejumlah bangunan juga hancur diantaranya SMP 6 Nabire, SMP Antonius, SMP Mandala, tujuh jembatan rusak berat, dermaga Samabuca (pelabuhan umum) tenggelam, patah bagian kiri, sekitar 500 unit rumah tinggal rusak, bangunan super market Alfa tiga lantai yang merupakan supermarket terbesar di Nabire hancur tinggal dua lantai, supermarket Luki juga mengalami rusak parah, ratusan pohon tumbang, jalan rusak dan retak, mesin-mesin cabang Nabire berjatuhan yang mengakibatkan listrik padam.

Hendrik menggambarkan suasana Nabire saat ini mencekam karena listrik padam sejak pagi hari dan masyarakat tidak berani kemana-mana karena dikhawatirkan terjadi gempa susulan. Pihak kepolisian hingga saat ini masih terus melakukan pencarian korban. ?Masyarakat di kota Nabire saat ini tidur di luar rumah menggunakan tenda-tenda dan cuaca di Nabire juga hujan,? ujarnya.

Sementara itu, saat ini ada 11 titik yang dipantau heli dari udara, diantaranya kompleks perumahan dinasti di Jalan Yos Sudarso hangus rata tanah, satu rumah tinggal terbakar di Jalan Samratulangi Nabire, satu rumah tinggal terbakar di Jalan Kusuma Bangsa, dan beberapa rumah di sekitar daerah Kota Lama juga mengalami rata tanah.

Menurut Wakapolres Nabire Kompol Wempy Betlayeri, kota Nabire lumpuh total dan komunikasi terganggu. ?Sebanyak 178 unit bangunan rusak berat, sebab akibat gempa juga adanya kebakaran pascagempa.?.

Kondisi mencekam itu menyebabkan masyarakat tidak ada yang berani tinggal di dalam rumah. ?Saat ini polisi bersama masyarakat membuat posko bantuan. Namun masih banyak warga yang kekurangan tenda. Kami harapkan ada pihak dermawan yang memberikan bantuan. Kemungkinan besar korban meninggal bertambah karena saat ini masih banyak warga yang belum diidentifiksi dan yang masih berada di rumah sakit,? paparnya.

Gempa pertama terjadi pukul 03.52 Wit dengan pusat kurang lebih 70 kilometer arah tenggara Nabire dengan kedalaman 33 kilometer dan kekuatan 4,8 skala richer. Dan dirasakan 2-3 mmi di Nabire. Pada pukul 11.25 terjadi gempa susulan pertama dengan pusat gempa bumi 17 kilometer arah selatan Nabire dengan kekuatan gempa 6,4 skala richer dan dirasakan 7-8 mmi di Nabire. Getaran gempa terasa hingga ratusan kilometer dan sampai di di Kota Enarotali, Ibu Kota Kabupaten Paniai, Kabupaten Biak Numfor, dan Kabupaten Manokwari, serta Kabupaten Mimika.

Lita Oetomo?Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gempa Guncang Nabire
TNI AD Akan Gelar Operasi Bakti di Alor
Menteri: Gempa Alor Bukan Bencana Nasional
Masyarakat Masih Mengungsi di Gunung
Masa Darurat di Alor Diperpanjang Tujuh Hari
Ketua DPR Minta Gempa Alor Jadi Bencana Nasional
Korban Tewas di Alor Bertambah Tiga Orang
Korban Gempa Bumi Alor Diguyur Hujan Lebat
Stok Beras untuk Korban Gempa Bumi Alor Menipis
Aktivitas Belajar Mengajar di Alor Masih Lumpuh
> selengkapnya...


Website

Departemen Sosial


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data