|
Nasional
Mer-C Akan Kirim Relawan Ke Irak
Jum'at, 26 November 2004 | 19:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Medical Emergency Rescue Committee (MER- C) akan mengirimkan tim relawan ke Irak. Koordinator MER ? C, Jose Rizal menyatakan hal itu usai acara solidaritas umat di Masjid Agung al Azhar, Jumat (26/11).
Sampai saat ini, yang menjadi kendala bagi MER-C untuk mengirimkan relawaannya adalah dana dan kesempatan masuk ke Irak. "Karena pertempuran di Fallujah belum selesai, Amerika belum menguasai Fallujah," kata Jose.
Seperti sebelumnya, dalam setiap pengiriman relawan ke medan perang, MER-C akan mengirim dokter-dokter bedah. Mereka adalah dokter bedah tulang, bedah umum, dan anastesi. Selain itu MER-C juga akan mengirim relawan dari dokter umum serta relawan yang menangani informasi daan logistik.
Alat-alat kedokteran dan obat-obatan yang akan dibawa tim MER-C menurut Jose tidak akan dibeli di Indonesia. "Karena biaya angkutnya lebih mahal," katanya. Untuk pendanaan, MER-C bekerjasaama dengan beberapa lembaga keuangan Islam, seperti Dompet Dhuafa, Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU), Laziz Muhammadiyah, Kompak Dewan Dakwah dan lain-lain.
Berbeda dengan MER-C, Front Pembela Islam (FPI) membuka posko pendaftaran relawan untuk berjuang di Irak. Ketua FPI Habib Rizieq yang mendapatkan kesempatan berbicara pada acara solidaritas umat di Al Azhar menyerukan umat yang memiliki kemampuan untuk ikut bergabung dalam posko tersebut.
Khairunnisa - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|