|
Nasional
Diusut, Gagalnya Tes CPNS Jawa Timur
Jum'at, 26 November 2004 | 16:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menyusul gagalnya pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil di Jawa Timur, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Harijanto menyambangi Kota Buaya. Tujuannya melakukan verifikasi atas kegagalan tes ujian masuk itu.
Senyampang verifikasi dilakukan, menurut Sekretaris Utama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno, ujian susulan seleksi CPNS di Jawa Timur akan diadakan pada 2 Desember mendatang. “Tentu saja dengan soal yang berbeda,“ kata Eko kepada wartawan di Gedung Kementerian Pendayagunaan dan Aparatur Negara, Juma'at (26/11).
Menurut Eko, seebtulnya tiap pelanggaran yang membuat tes itu gagal, sudah dapat diketahui melalui berita acara yang dibuat panitia tes. Nah, salah satu poin dalam berita acara itu adalah catatan peristiwa ketika tes berlangsung. Maka detil tiap kejanggalan yang tak masuk akal, bisa dengan mudah diketahui. "Tiap panitia sudah membuat berita acara tersebut, nantinya akan kita verifikasi untuk mengambil langkah-langkah berikutnya," ungkap Eko.
Selain itu, Eko juga menyinggung ditemukannya beberapa surat sakti di Majalengka dan Yogyakarta yang berasal dari pejabat Eselon I di Jakarta. Surat sakti ini isinya memberi rekomendasi untuk meloloskan peserta tes tertentu.
Eko mengatakan, bila dalam pengontrolan dan pengawasan ditemukan ada pelanggaran, maka masalah surat sakti ini akan ditindaklanjuti sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No 30 Tahun 1980 tentang Kepegawaian. Bila terbukti memberi surat sakti dan atau meloloskan peserta karena surat sakti, menurut Eko, sanksi terberatnya, pegawai bersangkutan bisa diberhentikan dengan tidak hormat.
Hingga saat ini, Eko menjelaskan, lembar jawaban para peserta tes CPNS belum seluruhnya masuk. Eko menjelaskan bahwa baru 651 ribu lembar jawaban komputer (LJK) yang masuk BKN. “Yang sudah masuk seluruhnya, berasal dari Sumatera Utara dan Lampung," jelas Eko.
Evy Flamboyan Minanda
INDEKS BERITA LAINNYA :
|