|
Nasional
Ketua PBNU Yakin NU Tak Pecah
Jum'at, 26 November 2004 | 09:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Ahmad Bagja meminta semua pihak meletakkan NU di atas kepentingan pribadi atau golongan. Dia menilai, polemik yang terjadi sekarang sebagai sesuatu yang biasa terjadi sebelum muktamar. “Biasanya ada jalan keluarnya,” kata Ketua Panitia Muktamar ke-31 di Solo ini, kemarin sore di Jakarta. Karena itu, dia yakin NU tak akan pecah.
Bagdja mengharapkan, peserta muktamar tidak terjebak dalam tarik-menarik kepentingan, dan dukung mendukung calon ketua umum. “Siapapun yang memimpin, NU harus selamat,” ujarnya.
Menurut dia, suara yang akan menentukan adalah cabang dan wilayah. Oleh karenanya, semua keputusan harus bermuara di muktamar.
Statement ini menepis berbagai kekhawatiran sebagian kaum nahliyin akan terjadinya perpecahan dalam tubuh NU menjelang muktamar ke-31.
Muktamar akan berlangsung di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah 28 November-2 Desember. Hingga saat ini sejumlah nama disebut-sebut akan bersaing menjadi ketua umum yakni Hasyim Muzadi, Mustofa Bisri, Tolchah Hasan, dan Masdar Mas'udi. Adapun untuk posisi rais aam, selain KH Sahal Mahfudz, Abdurrahman Wahid telah didorong oleh pendukungnya untuk merebut posisi ini.
Eworaswa-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|