|
Nasional
Akbar Tak Persoalkan Penolakan Sesepuh Golkar
Jum'at, 26 November 2004 | 02:02 WIB
TEMPO Interaktif, Kendari: Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tanjung mengaku tak terlalu mempersoalkan adanya gerilya politik yang dilakukan sejumlah sesepuh partai berlambang pohon Beringin itu yang tak menginginkan dirinya kembali memimpin untuk periode kedua.
?Silahkan saja. Bagi saya itu bukan masalah kok,? katanya santai kepada Tempo usai menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Daerah DPD I Partai Golkar Sulawesi Tenggara di Kendari, Kamis (25/11).
Menurut Akbar, sah-sah saja menjelang pelaksanaan Munas di Bali ada sebagian kelompok yang tak menginginkan dirinya kembali menjadi ketua umum menggalang dukungan. Namun, dia mengingatkan seintensif apapun gerilya politik yang dilakukan sejumlah sesepuh partai, keputusan akhir tetap ada di tangan para peserta Munas selaku pemilik hak pilih sesuai AD/ART partai.
Akbar mengatakan, soal pencalonan dalam Munas nanti sepenuhnya adalah wewenang atau hak yang dimiliki DPD I selaku peserta Munas. Pihak lain boleh-boleh saja menyampaikan masukan mengenai siapa yang pantas didukung dan dipilih sebagai ketua umum. Tetapi harus diingat, keputusan akhir ada di tangan para peserta munas.
?Para peserta Munas adalah orang-orang yang juga punya pengalaman dalam organisasi tak kalah dengan para sesepuh Golkar. Mereka tentunya juga sudah mengetahui siapa-siapa tokoh partai yang patut diberikan dukungan dan kepercayaan untuk memimpin. Jadi, berikanlah kepercayaan dan kesempatan kepada mereka untuk menentukannya sendiri,? pinta Akbar.
Terkait pelaksanaan Munas, Akbar menepis anggapan yang menudingnya telah merekayasa rancangan aturan dan tata tertib guna memuluskan dirinya kembali terpilih sebagai ketua umum..?Itu semua sepenuhnya merupakan kewenangan panitia. Saya tak pernah mencampuri,? tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Akbar juga menegaskan kesiapannya untuk dipilih kembali sebagai Ketua Umum DPP Golkar untuk periode kedua. Kesiapan itu didasarkan atas kondisinya saat ini yang sudah tidak lagi memegang jabatan di pemerintahan atau di legislatif.
Selain itu, Akbar juga merasa berkewajiban melanjutkan berbagai program partai yang belum bisa diselesaikan pada periode sekarang ini. ?Tapi saya tegaskan sekali lagi semuanya tergantung kepada peserta munas. Forum Munaslah yang berdaulat dan saya siap menerima apapun keputusan Munas,? ujarnya.
Sejumlah DPD II Partai Golkar di Sulawesi Tenggara yang dikonfirmasi menyatakan sangat mendukung Akbar Tanjung kembali dipilih sebagai ketua umum dalam Munas Bali. ?Saya melihat, Akbar Tanjung masih mampu memimpin roda partai untuk periode mendatang. Dulu saja, dengan segala jabatan yang disandangnya, Akbar mampu memimpin apalagi dengan kondisi sekarang. Tentu, ia akan bisa lebih fokus memimpin Golkar,? kata Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Muna, Ridwan BAE.
Ridwan juga mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, kalau mau jujur calon ketua umum yang mau maju dalam Munas di Bali itu banyak. Tetapi, harus dilihat siapa yang memimpin perjuangan akhir ketika Golkar sedang diguncang berbagai masalah dan banyaknya hujatan yang dialamatkan kepada mereka, ?Pada saat itu Akbar Tanjung telah menunjukkan kemampuannya sebagai ketua sehingga partai berhasil menyelesaikan semua persoalan-persoalan yang timbul,? katanya.
Selain Ridwan, Ketua DPD II Partai Golkar Kota Kendari Masyhur Masie Abunawas dan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Buton LM Sjafei Kahar juga menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung Akbar Tanjung kembali dipilih sebagai ketua umum dalam Munas Bali mendatang.
Namun, sikap berbeda dinyatakan oleh Gubernur Ali Mazi yang menjadi salah satu calon dalam Musda DPD I Partai Golkar Sulawesi Tenggara. Meski tak transparan menyebut nama, Ali Mazi menegaskan, bila dirinya terpilih dalam Musda Golkar Sultra, ia menginginkan ketua yang dihasilkan pada Munas di Bali nanti harus lebih baik ketimbang kepengurusan sebelumnya.
Hanya saja, ketika didesak apa saja kekurangan pengurus DPP Golkar sebelumnya di bawah kepemimpinan Akbar, Ali Mazi menolak merincinya. ?Wah, ini pertanyaan jebakan buat saya,? ujarnya.
Dedy Kurniawan?Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|