Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

SCTV Keberatan Surat Teguran Komisi Penyiaran
Jum'at, 26 November 2004 | 01:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Pemberitaan SCTV Karni Ilyas keberatan atas surat teguran yang dilayangkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Menurutnya, sebelum dilayangkan surat itu stasiun televisi diberitahu dulu apa yang dianggap salah. ?Wajarnya yang mau ditegur dipanggil dulu,? katanya, Kamis (25/11).

Dua hari lalu, KPI mengirim surat teguran kepada 11 lembaga penyiaran televisi untuk segera menyesuaikan isi tayangannya dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran. Menurut Ketua KPI Victor Menayang, sepanjang hari muncul gambaran kekerasan eksplisit, kekerasan dan konflik dalam keluarga, lelucon cabul dan mesum, makhluk-makhluk halus mengerikan serta hal yang bertentangan dengan kesusilaan.

Namun menurut Karni, batasan kekerasan yang dimaksudkan KPI sendiri belum ada perumusannya. ?Substansinya yang perlu dipersoalkan,? katanya. Dia menjelaskan ada sebagian yang dianggap sebagai kekerasan merupakan informasi penting bagi masyarakat. ?Bila polisi yang menembak mahasiswa, kalau kekerasan itu tidak boleh ditayangkan kan masyarakat kita jadi tidak tahu,? katanya.

Lalu tentang penyamaran wajah tersangka, Karni mengatakan, yang tidak memperbolehkan memperlihatkan wajah tersangka adalah pengadilan. Setelah keluar pengadilan, itu boleh-boleh saja. ?Maka itu orang sengaja menutup-nutup mukanya kalau sudah keluar pengadilan,? tambahnya.

Selama ini SCTV juga telah menerima keluhan dari publik. Dijelaskan kalau publik menolak suatu tayangan, program akan diturunkan. Karni mengharapkan adanya perumusan bersama tentang masalah ini antara KPI dan industri penyiaran Indonesia. Tetapi ia menolak melakukan diskusi karena dianggap tidak akan menyelesaikan persoalan. ?Diskusi itu kan hanya pintar-pintaran ngomong. Belum tentu yang tahu yang ngomong,? tambahnya.

Nofi Triana Firman?Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ratusan Murid SD Tolak Pornografi
Pemerintah Terlantarkan KPI Pusat dan KPI Daerah
Anggota KPID Riau Belum Terbentuk
Megawati Tegaskan Komitmen Atas Kebebasan Pers
MK Kabulkan Sebagian Permohonan Uji Materil UU Penyiaran
7 Anggota KPI Sumut dilantik
KPI: Tak Ada Pelanggaran di Hari Pertama Kampanye
Koalisi Media Layangkan Somasi Etik
KPI Jadi Alamat Baru Penyampaian Pelanggaran Pemilu
Anggota KPI Sumatera Selatan Dilantik
> selengkapnya...


Website

Koalisi Media untuk Pemilu
Centre for Electoral Reform
Komisi Pemilihan Umum


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Penumpang Pesawat Spanyol Ceritakan Keajaiban
Wakil Gubernur Bahas Bantar Gebang dengan Bekasi
Alokasi Anggaran Daerah Dinilai Terlalu Kecil
Star Trek di Konsol Game
Sony Perkenalkan PS3 160 Gigabita

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data