Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Polisi Periksa Awak Garuda
Kamis, 25 November 2004 | 20:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Terkait kematian Munir, pendiri The Indonesian Human Rights Monitor (IMPARSIAL), Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Komjen Pol. Suyitno Landung mengatakan, akan memeriksa pilot Garuda yang menerbangkan pesawat yang Munir. Kepada para wartawan di DPR Kamis (25/11) Suyitno menyebut sedang menjadwalkan pemeriksaan dalam minggu ini.

Menurut Suyitno, pilot tersebut sudah diwawancarai polisi dan pihak kepolisian juga sudah bertemu dengan Direktur Garuda untuk menjadwalkan pemeriksaan awak pesawat lainnya. Sebagaimana dketahui Munir melalui rute penerbangan Jakarta – Singapura dan Singapura – Amsterdam. Suyitno mengatakan, Kapten Penerbang Matondang dan Kapten Nasution juga Brahmati Heraswati menjadi contact person untuk menjadwalkan pemeriksaan awak Garuda yang melayani dua rute penerbangan tersebut.

Selain awak Garuda, menurut Suyitno, polisi sudah memintai keterangan dr. Tarmizi dari Yayasan Harapan Kita yang ikut penerbangan sebagai penumpang di pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 974 itu. Tarmizilah yang memberi pertolongan pertama saat Munir muntah-muntah sejak take off dari Singapura menuju Amsterdam.

Berdasarkan keterangan kematian yang dibuat Kapten Matondang, kata Suyitno, Munir meninggal pukul 04.05 tanggal 7 September 2004, persis di wilayah udara Rumania. Tetapi, menurut Suyitno, polisi belum dapat menganalisa dimana Munir terkena racun, kapan waktu pastinya, serta kadar arsennya. Bahkan bentuk racun itu pun diakui Suyitno masih tanda Tanya besar. Selain kru Garuda, pihak kepolisian juga akan memintai keterangan sejumlah penumpang lain yang satu pesawat dengan Munir.

Martha Warta Silaban

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ahli Forensik : Kematian Munir Bisa Dideteksi Lewat Rambut dan Darah
Menteri Hukum dan HAM Akan Surati Belanda
Polisi Susun Nama yang Kontak Langsung dengan Munir
Kematian Munir dan Teror Ayam Busuk
Kasus Munir Harus Selesai Sebelum Indonesia Jadi Ketua Komisi HAM
Komnas HAM Dituntut Ungkap Pembunuhan Munir
Surat Interplasi Dalam kasus Munir
Rapat Paripurna Membahas Soal Panglima TNI dan Munir
Rapat Paripurna DPR akan Bahas Interpelasi dan Munir
Adnan Buyung Kecewa Sikap Departemen Luar Negeri
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Kematian Munir

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data