|
Nasional
Alwi: Kemungkinan Ada Pihak Tertentu Gagalkan Ujian PNS
Kamis, 25 November 2004 | 18:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab menyatakan pihaknya masih menelusuri dan menyelidiki berbagai pelanggaran yang terjadi saat pelaksanaan ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS), Rabu (24/11). Beberapa pelanggaran atau kesalahan tersebut diantaranya, soal ujian yang salah atau keterlambatan penerimaan kertas soal oleh para calon
?Kita akan telusuri. Ini pure technical error atau ada upaya-upaya dari orang-orang yang ingin menggagalkan upaya kita tadi,? kata Alwi, sebelum rapat kabinet terbatas, di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (25/11).
Alwi menjelaskan kemungkinan pihak-pihak tertentu yang ingin menggagalkan seleksi tersebut. Tujuannya, bila ujian itu gagal, maka masyarakat akan menganggap kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah ini tidak sukses. "Jadi sebenarnya yang dipertaruhkan dalam pelaksanaan ujian adalah reputasi bangsa kita sendiri," katanya. Untuk itu, pihaknya akan melibatkan aparat kepolisian mengusut kemungkinan kasus tersebut, dalam tim verfikasi.
Selain itu Alwi menyatakan, ujian CPNS itu secara umum lancar. Memang ada beberapa kasus keterlambatan atau kesalahan kertas soal, percaloan, dan katabelece dari pejabat. "Tapi itu jangan disebut semrawut," kata dia. Dari 430 daerah diseluruh daerah yang melaksanakan ujian, kata dia, kegagalan hanya terjadi pada 1-4 daerah saja. "Atau hanya satu persen, jangan dinilai pelaksanaan semrawut. Kan yang lain lancar-lancar saja," kata Alwi.
Diantara daerah-daerah yang gagal melaksanakan ujian adalah Jambi dan Jawa Timur, kata dia, yang disebabkan oleh kesalahan percetakan. Sedangkan untuk daerah yang pelaksanaannya tertunda akan dilaksanakan pada tanggal 2 Desember mendatang. "Kita ingin tahu apa di percetakan atau ada tangan-tangan tertentu yang ingin mengelabui kita dengan memberikan soal lama," kata dia.
Yura Syahrial?Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|