|
Nasional
Polisi Susun Nama yang Kontak Langsung dengan Munir
Rabu, 24 November 2004 | 17:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Komjen Pol Suyitno Landung mengatakan, pihaknya menyusun nama-nama orang yang ikut membantu pertolongan pertama almarhum Munir, sejak awal mual-mual hingga kontak langsung di pesawat Garuda.
Munir, pendiri LSM Imparsial, meninggal di pesawat menuju Belanda pada 7 September lalu. Hasil otopsi lembaga di Belanda menyatakan Munir terkena racun arsernik. Keterangan yang dihimpun menyatakan, gejala awal kematian karena arsenik adalah mual-mual.
?Beberapa nama yang ikut membantu dalam pertolongan pertama sejak awal Munir mual-mual dan hasil dari data awal ditemukan beberapa nama yang melakukan kontak langsung dengan Munir,? kata Suyitno di Mabes Polri, Rabu (24/11). Sementara ini, tim juga sudah meminta keterangan beberapa orang. Tapi Suyitno tidak menyebutkan orang yang dimaksud.
Suyitno menjelaskan pemerintah sudah mengirim surat permintaan hasil otopsi seperti yang diminta pemerintah Belanda. Tim delegasi Indonesia yang berada di Belanda juga sudah bertemu dengan Otoritas Kehakiman Belanda untuk mendiskusi analisa toksikologi dan sudah difasilitasi Kedutaan Besar Indonesia di Belanda untuk mendapatkan dokumen lengkap.
?Dokumen itu diperlukan untuk proses penyidikan proyustisia sebagai kelengkapan bukti,? katanya. Mengenai permintaan istri Munir, Suciwati tentang hasil otopsi, Suiyitno katakan, fotokopi itu milik Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar. ?Kan laporannya milik Kapolri, ia minta saya siapa dan didalam prosedur berita acara dalam hal kematian yang tidak wajar itu dilakukan penyidik dan hasilnya diberikan kepada penyidik. Keluarga, sudah saya suruh baca,? katanya. Menyangkut kiriman bangkai ayam ke Imparsial dan keluarga Munir, Suyitno tegasnya, pihaknya sudah mengecek kiriman paket itu tetapi alamatnya tidak ada.
Martha Warta?Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|