|
Nasional
Tes Calon PNS di Jawa Timur Mundur Tiga Jam
Rabu, 24 November 2004 | 12:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengumuman tentang diundurnya jadwal tes itu dipasang di sejumlah lokasi tes penerimaan calon PNS di Surabaya. Kertas-kertas pengumuman seukuran postes ini dipasang di gerbang utama lokasi tes dengan tulisan hasil cetakan komputer.
Dalam pengumuman itu disebutkan bahwa sehubungan dengan adanya kendala teknis, maka pelaksaan tes yang semula dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.00 WIB diundur menjadi pukul 10.00 WIB. Dalam pengumuman itu juga disebutkan bahwa peserta tes diharapkan hadir tiga puluh menit sebelum pelaksanaan.
Para peserta tes mengeluh setelah membaca pengumuman tersebut. Ini terlihat di lokasi tes yang bertempat di SMAN 4 Surabaya Jl Prof Mustopo. Di tempat tes untuk calon PNS guru SD ini, peserta tes tampak bergerombol di emperan sekolah.
Sejumlah peserta menilai pengumuman ini dipasang sangat mendadak. Apalagi, panitia tidak memberi penjelasan alasan teknis apa yang dimaksudkan dalam pengumuman itu.
”Kerja panitia kacau. Kami tidak mendapat penjelasan, mengapa tes diundur. Kesalahan teknis apa yang dimaksud dalam pengumuman itu? Jangan-jangan ini trik panitia untuk KKN,” kata seorang peserta yang meminta namanya dirahasiakan.
Sementara itu, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur Suprawoto mengatakan, mundurnya pelaksanaan tes ini akibat keterlambatan proses pencetakan soal ujian. Pihak percetakan yang ditunjuk oleh pemerintah provinsi Jawa Timur untuk mencetak soal ini tidak melaksanakan pekerjaan tepat waktu.
Suprawoto tidak mau menyebut nama perusahaan yang telah ditunjuk untuk mencetak kertas-kertas soal ini. Yang jelas, kata dia, proses pencetakan terhadap 19.600 lembar soal itu telah dilakukan sejak 9 November lalu.
Waktu itu Pemerintah Provinsi Jawa Timur optimistis, kertas soal itu akan berhasil terdistribusikan ke 38 kota dan kabupaten di Jawa Timur sehari sebelum pelaksanaan tes. Jawa Timur memang menghendaki pencetakan soal dilakukan d itingkat provinsi untuk menjaga kerahasiaan soal. Namun, rupanya percetakan tidak mengantisipasi adanya Lebaran (banyak order). “Akibatnya terjadi kerusakan mesin percetakan dan ini mengganggu pendistribusian soal,” Suprawoto.
Akibat keterlambatan itu, tes di sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Timur baru bisa dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB. Hanya beberapa kota dan kabupaten saja yang pelaksanaan tes bisa dilakakukan tepat waktu. Namun, Suprawoto belum mendapatkan laporan kota dan kabupaten mana yang mengalami keterlambatan tes dan juga mana yang melaksanaan tes sesuai jadwal.
Menurut dia, karena buruknya kinerja percetakan ini, Gubernur Jawa Timur Imam Utomo turun secara langsung mengawasi proses pencetakan soal ujian dan pendistribusiannya.
Sunudyantoro - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|