Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Gus Dur Yakin Hasyim Tak Terpilih Lagi
Selasa, 23 November 2004 | 19:19 WIB

TEMPO Interaktif, Semarang: Abdurrahman Wahid yakin Hasyim Muzadi tidak akan terpilih lagi sebagai Ketua Umum PBNU dalam Muktamar NU ke ?31 akhir November ini. Gus Dur melihat, banyak orang tak suka pada sosok Hasyim. ?Saya yakin Hasyim tak dipilih lagi. Lha wong saya itu tahu njobo njerone (luar dalam) NU kok. Di semua daerah, Hasyim tidak didukung,? kata Wahid ketika meresmikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) di Ponpes Soko Tunggal Semarang, Selasa (23/11).

Kali ini mantan Ketua Umum PBNU ini tidak sekedar bicara. Dia mengatakan, dari 41 pengurus cabang NU yang ada di Jatim, hanya 9 cabang yang menyatakan mendukung, sedangkan 32 cabang lainnya tidak diketahui. Di Kalimantan Barat, 7 diantaranya tidak mendukung Hasyim. Di Banjarmsin, tidak ada satupun cabangyang mendukung Hasyim maju lagi sebagai kandidat Ketua Umum PBNU. Sedangkan Di Jawa Tengah, dari 36 cabang yang ada, diperkirakan hanya 6 cabang yangmendukung Hasyim.

Ditanya soal siapa kandidat yang layak di calonkan sebagai Ketua Umum PBNU, Wahid menilai sosok KH Musthofa Bisri (Gus Mus) dan KH Tholhah Hasan layak untuk menduduki jabatan Ketua Umum PBNU. Sedangkan posisi Rois Aam Syuriah, Wahid masih melihat sosok KH Sahal Mahfud sebagai sosok yang pas. "Kyai Sahal orang yang cocok menjadi Rois Aam Syuriah. Karena Rois Aam harus seorang yang ahli fiqh,? ujarnya. Sedangkan untuk posisi wakil Rais Syuriah, cucu pendiri NU ini menilai KH Azis Amin (Kalibata, Jakarta) layak untuk mendampingi Kyai Sahal.

Dalam kesempatan tersebut, Wahid menepis penilaian sejumlah kalangan yang mengangap dirinya ambisi untuk menjadi wakil Rais Syuriah. Wahid mengaku tidak ada sedikit pun niatan meraih posisi itu. Maju dan tidaknya dirinya dalam muktamar nanti sepenuhnya tergantung pada kiai-kiai dan peserta muktamar.

Sohirin?Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kiai Subadar: NU Harus Bersih dari Jaringan Islam Liberal
Tes DNA Dalam Konteks Fiqih
Gus Mus Enggan Jawab Dukungan Terhadap Dirinya
Wapres Minta NU Fokus Pada Pendidikan dan Perekonomian
Persiapan Teknis Muktamar Sudah Final
Gus Dur Ingin Perbaiki NU yang Alami Demoralisasi
NU Tarik Diri Dari Kepanitiaan
Putra Mahkota Libya Bagi-Bagi Sembako
Gus Dur Bersedia Jadi Rois Am PBNU
NU Berharap Tidak Ada Perbedaan Waktu Idul Fitri
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Tim Kampanye Calon Presiden
Perkiraan Peta Dukungan Calon Presiden
Inpres RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Penertiban Rekening Departemen/Lembaga Pemerintah Non Departemen
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Website

Situs Megawati-Hasyim Muzadi


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Sambut Persitara, Lebak Bulus Dibenahi
PKB Bojonegoro dan Tuban Tak Hiraukan Himbauan Gus Dur
Kepala Kantor Agama Magetan dihukum 4 Tahun Penjara
Gantikan Gattuso, Lippi Panggil Nocerino
Perbaikan Jalur Alternatif di Jawa Barat Belum Selesai

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data