|
Nasional
Arus Mudik Masih Terjadi di Stasiun Pasar Senen
Senin, 22 November 2004 | 15:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Meskipun Lebaran sudah lewat sepekan, suasana arus mudik masih terlihat di stasiun kereta api Pasar Senen, Jakarta Pusat. Senin (22/11) ini, diperkirakan jumlah penumpang yang berangkat menuju Jawa Tengah dan Timur berkisar 9.000 orang. Angka ini masih lebih tinggi dari hari-hari biasa yang rata-rata 7.000 penumpang.
Pengelola stasiun Pasar Senen sudah melepas pemasangan tenda di halaman stasiun dan loket tambahan. Menurut Kepala Stasiun Senen Soetarto, sejumlah organisasi massa dan lembaga swadaya masyarakat yang sebelumnya membantu kelancaran arus mudik sejak Minggu, juga menarik diri. ?Kecuali polisi,? katanya. Menurutnya, 35 polisi masih disiagakan di stasiun sampai 25 November. Tugas polisi ini tidak hanya membantu kelancaran tetapi untuk pengamanan.
Maklum, hingga Senen ini ribuan penumpang arus balik masih mengalir. Sebagian diantara mereka ada yang turun pada saat tengah malam. Mereka rata-rata memilih menginap atau menunggu di stasiun hingga pagi hari. Untuk mengantisipasi kerawanan, polisi diturunkan.
Menurut Soetarto, hari ini pihaknya memberangkatkan empat kereta bantuan Lebaran. Diantaranya KA Kutojaya ekonomi Lebaran, KA Kertajaya, KA Fajar Utama jurusan Semarang, dan KA Progo Lebaran. Berdasarkan data posko Lebaran Stasiun Senen, puncak arus balik terjadi pada H+5 atau Sabtu (20/11) yang mencapai 15.083 penumpang. Sedang pada hari Minggu (21/11) jumlah penumpang mencapai 13.609 orang. Hari ini jumlah arus balik penumpang diprediksi masih berkisar 12 hingga 13 ribu.
Ramidi?Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|