Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Koordinator Kontras Kembali dari Belanda Hari Ini
Senin, 22 November 2004 | 15:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekretaris Jenderal Federasi Komisi untuk orang hilang dan korban tindak kekerasan (Kontras) Mufti Makaarim mengatakan Usman Hamid, Koordinator Kontras rencananya akan pulang hari ini dari Belanda(22/11). Usman pergi ke Belanda mewakili keluarga Munir untuk memperoleh hasil otopsi otentik. Dia bersama dengan enam orang lainnya dari kepolisian dan ahli forensik.

Kontras menilai, polisi tidak siap untuk melakukan kerja pengusutan. Hal ini dibuktikan dengan tidak lengkapnya syarat administrasi untuk memperoleh hasil otopsi otentik Munir.

Awalnya Kontras mengirimkan utusan untuk menjadi bagian tim. Namun ternyata, tim ini tidak berhasil memperoleh hasil otopsi.

Menurutnya, berdasarkan hasil tersebut menjadi relevan untuk membentuk tim investigasi independen yang langsung dibawah presiden. Tim ini akan beranggotakan berbagai elemen seperti agamawan, polisi, lembaga swadaya masyarakat, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, dan lainnya. "Tim ini akan membantu dalam proses investigasi, bukan menggantikan polisi," kata Mufti kepada Tempo di kantornya, Senin (22/11).

Mufti menilai kekurangan syarat administrasi sebagai sesuatu yang memalukan. "Kenapa kita harus menunggu dipermalukan di Belanda?, kenapa tidak dipersiapkan sejak awal?, padahal cuma masalah administrasi," katanya.

Mufti mengakui, sampai saat ini bekum ada perkembangan yang siknifikan tentang pelaku. "Itukan kewenangan polisi untuk membuat rekonstruksi," paparnya.

Rencananya hari ini (22/11) Mufti bersama Suciwati dan serta beberapa orang dari Kontras dan Imparsial akan menemui Komisi III DPR. Mereka meminta agar DPR mendesak segera mengusut kematian Munir.

Eworaswa - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Keluarga Munir Minta Perlindungan dari Ancaman Teror
Tim Mabes Polri ke Belanda
Kontras Mewakili Istri Munir ke Belanda
Isu Diracun, Akhirnya Terbukti
Garuda Indonesia Siap Diperiksa Dalam Kasus Munir
Polri Bentuk Tim Penyelidik Kematian Munir
Mulya: Kematian Munir Mirip dengan Baharudin Lopa
Keluarga Munir Minta Investigasi Menyeluruh
Keluarga Minta Kematian Munir Diusut
Munir Terkena Racun Arsenik
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Kematian Munir

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data