|
Arbi: Akbar Masih Calon Terkuat
Jum'at, 19 November 2004 | 18:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengamat Politik Universitas Indonesia Arbi Sanit menilai Akbar Tanjung memenuhi semua kriteria yang diperlukan untuk tetap menduduki kursi Ketua Umum Partai Golkar. "Dari segi pengalaman, siapa di Golkar yang mempunyai pengalaman seperti dia. Dari segi kepribadian, Akbar sudah terbukti seorang politikus ulung. Dari pendanaan, dia sudah puluhan tahun berada di Golkar tidak sulit untuk mendapatkan dana," ujarnya ketika dihubungi melalui telepon hari ini, Jumat (19/11) di Jakarta.
Golkar akan memilih ketua umum baru pada Musyawarah Nasional yang akan digelar di Denpasar Bali pada 15-20 Desember. Baru dua nama yang menyatakan mencalonkan diri yakni Akbar dan Marwah Daud. Sejumlah nama disebut-sebut juga akan ikut meramaikan bursa. Mereka antara lain Surya Paloh, Abu Rizal Bakri, Agung Laksono, dan Wiranto.
Menurut Arbi, calon-calon itu belum cukup kuat untuk bisa bersaing dengan Akbar. Di antara para calon pesaing itu, dia menilai Wiranto mempunyai peluang paling kecil, karena ada syarat, calon harus pernah menjadi pengurus. Adapun Wiranto belum pernah. "(Tapi) tanpa melihat persyaratan itu, saya kira Wiranto adalah sosok yang derajat kesalahan masa lalunya paling besar dibandingkan yang lain," kata .
Sedangkan Abu Rizal Bakrie peluangnya juga tak jauh beda. "Masa mereka mau memilih ketua umum yang tercatat sebagai konglomerat hitam?," ujar Arbi menanyakan.
Peluang Marwah dinilainya lebih baik, tapi juga tak terlalu kuat."Dia terlalu lokal, yang mendukung mungkin hanya dari Indonesia Timur," ucapnya.
Pesaing terkuat Akbar, kata Arbi, adalah Surya Paloh. "Derajat kesalahan masa lalunya dia tidak terlalu besar. Selain itu, dari segi massa di luar partai, lumayanlah peluangnya," ujarnya.
Evy Flamboyan - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|