|
Nasional
Mega Disambut Histeris Korban Gempa Alor
Jum'at, 19 November 2004 | 17:46 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang:Ribuan korban gempa bumi tektonik Alor, Nusa Tenggara Timur menyambut kehadiran mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dengan isak tangis, Jumat (19/11). Bahkan, sebagian besar anak-anak yang sementara dalam perawatan berteriak histeris saat Ketua Umum PDI Perjuangan itu menginjakkan kakinya di rumah sakit.
Megawati mendatangi bekas lokasi gempa di Kecamatan Alor Timur Laut yang letaknya kurang lebih 37 kilometer dari Kelabai, ibukota Kabupaten Alor, dengan helikopter.
Dalam kunjungan ini Mega, selaku ketua partai, menyerahkan bantuan uang senilai Rp 100 juta dan puluhan dus susu untuk bayi, makanan balita, mie instan, dan terpal.
Turut dalam rombongan Megawati adalah Mantan Menteri Tenaga Kerja Jacob Nuwa Wea, anggota Fraksi PDIP DPR dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur Theo Syafei, dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Leburaya.
Gempa di Alor terjadi pada Jumat (12/11) silam sekitar pukul 5.26 WIB dengan kekuatan 6 skala richter diikuti gempa susulan 600 kali termasuk 70 kali berkekuatan 1-6 skala richter.
Kepada para korban, Mega juga sempat memberi usulan untuk mengantisipasi datangnya gempa di masa mendatang. Putri mantan Presiden Soekarno itu menghimbau untuk menggunakan bahan lokal seperti bambu dan pelepah pohon gewang sebagai bahan baku bangunan. Menurut dia, pilihan itu lebih baik ketimbang menggunakan batako yang pada akhirnya akan hancur dan bisa menimbulkan korban jiwa apabila terjadi gempa bumi.
Megawati mengingatkan, Alor masuk dalam jalur gempa. Karena itu, pemerintah perlu mengambil satu langkah antisipatif untuk meminimalisir korban. Dia menyarankan kepada pemerintah agar melakukan penelitian secara khusus dalam bidang konstruksi bangunan di daerah-daerah rawan gempa.
Jems de Fortuna - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|