|
Nasional
SBY Diminta Melihat Foto Korban Tol Jagorawi
Kamis, 18 November 2004 | 16:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional Alvin Lie meminta Presiden Sesilo Bambang Yudhoyono melihat foto-foto korban kecelakaan di tol Jagorawi kemarin. Menurut dia, langkah itu perlu sebagai bahan instropeksi dan masukan dalam membenahi dan mengevaluasi prosedur tetap lalu lintas bagi mobilitas presiden.
"Pernyataan Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng yang terlalu cepat melemparkan kesalahan kepada sopir Bus Garuda, tidak menunjukkan mental pemimpin yang berani, bertanggung jawab, dan jujur," kata Alvin ketika dihubungi melalui telpon tadi siang, Kamis (18/11) di Jakarta. Dia berpendapat, sebaiknya Andi menyatakan hal itu setelah ada hasil pasti dari kepolisian yang mengusut perkara itu.
Seperti diberitakan Koran Tempo>/I> (17/11), tabrakan beruntun terjadi kemarin di dekat pintu tol Cibubur, Jakarta Timur, 10 menit sebelum rombongan Presiden lewat. Sejumlah saksi mata menduga tabrakan terjadi karena polisi melakukan penghentian mendadak di jalan tol untuk memudahkan presiden lewat. Namun, polisi menuding sopir Bus Garuda yang menyebabkan kecelakaan karena tak melihat adanya penghentian oleh polisi. Andi juga menyatakan hal yang sama.
Alvin mengaku sudah pernah mengingatkan kepada komandan pasukan pengamanan presiden agar pasukannya tidak terlalu berlebihan terutama dalam pengawalan saat presiden melalui jalan-jalan umum.
Sosiolog UI Imam Prasodjo sependapat dengan Alvin. Menurut dia, terlepas dari siapa salah atau benar soal penyebab kecelakaan di Jagorawi kemarin, perasaan publik saat para pejabat lewat umumnya memang kurang nyaman. "Para petugas bikin repot dan perilakunya sering kasar," ujarnya. Menurut dia, pengawal presiden memang perlu tegas dalam mengamankan presiden, "Tapi caranya haruslah tetap manusiawi, jangan militeristik."
Suliyanti-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|