|
kecelakaan lalu lintas
Jumlah Korban di Jalan Tol Lebaran Ini Meningkat
Selasa, 16 November 2004 | 21:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Jumlah korban akibat kecelakaan di jalan tol pada hari raya Idul Fitri tahun ini meningkat. Jika jumlah korban tahun lalu mencapai 129 orang, tahun ini melonjak menjadi 171 orang (32,56 persen).
Sedangkan jumlah korban akibat kecelakaan di luar jalan tol turun, yakni dari 63 orang tahun lalu menjadi 49 orang tahun ini. Data ini merupakan data dari H-7 sampai H-2 tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Menurut petugas Kepolisian di Posko Lebaran Departemen Perhubungan Roona R., angka kecelakaan di jalan tol paling banyak terjadi pada kasus kondisi pengemudi yang kelelahan dan mengantuk.
“Sesaat saja pengemudi terlena, bisa berakibat fatal,” katanya. Karena itu, dia menghimbau, agar pengemudi segera berisitrahat di saat lelah atau mengantuk.
Operator PT Jasa Marga (persero) Khaerudin menjelaskan, demi keamanan arus mudik atau arus balik tahun ini, perusahaan telah menyiapkan antara lain patroli dari Jasa Marga sendiri, patroli jalan raya, ambulan, dan juga mobil derek. “Jumlahnya cukup memadai,” katanya.
Sementara itu, untuk mengurangi kemacetan di lintasan arus balik, Jasa Marga memberlakukan strategi pengalihan dan penutupan jalan tol untuk mengurangi kelebihan kendaraan yang masuk selama beberapa saat. “Cara ini terbukti efektif untuk diberlakukan,” kata Khaerudin.
Berdasarkan data Jasa Marga, jumlah kendaraan di tol Cibubur/TMII mencapai 45.170 kendaraan, dengan puncaknya terjadi pada H-4, yakni 62.779 kendaraan.
Tol Ciawi 27.830 kendaraan, dengan puncaknya di H-2 sebanyak 32.494. Tol Tangerang (Karang Tengah) mencapai 42.988 kendaraan, dengan puncaknya H-5 sebanyak 71.554 kendaraan. Tol Merak 3.406 kendaraan, dengan puncak pada H-2 sebanyak 10.630 kendaraan. Sedangkan tol Cikampek 26.269 kendaraan, dengan puncaknya pada H-2 sebanyak 27.756 kendaraan.
Sedangkan tol Ciuleunyi hari ini mencapai 32.877 kendaraan dan tol Kanci mencapai 39.265 kendaraan.
Asep Yogi Junaedi - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|