Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

BMG Masih Berlakukan Status Waspada di Alor
Selasa, 16 November 2004 | 20:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Meteorologi dan Geofisika masih memberlakukan status waspada di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, kendati intensitas dan kekuatan gempa susulan telah di bawah 6,0 skala Richter. Badan ini masih belum meperkenankan masyarakat untuk menetap di dalam rumah.

Kepala BMG kelas 1 Kupang Ravai Marulak yang dihubungi di Alor Selasa (16/11) malam, , menyatakan, kemungkinan besar gempa susulan masih akan terjadi beberapa hari mendatang. Berdasarkan hasil proteksi alat seismografi, gempa dalam skala kecil masih dirasakan warga di Kabupaten Alor.

Karena itu, kemungkinan gedung-gedung yang ketika gempa utama yang terjadi Jumat (12/11) lalu, sudah dalam keadaan retak akan roboh, sehingga sangat berisiko bagi masyarakat. Menurut Marulak, dalam 4 hari terakhir sudah lebih dari 690 kali gempa susulan dan kurang lebih 100 kali di antaranya dirasakan oleh masyarakat. Sejak tadi pagi hingga pukul 20.00 Wakut Indonesia Tengah, terjadi gempa susulan sebanyak sekitar 15 kali.

Sementara itu, Bupati Alor Ans Takalapeta yang dihubungi terpisah menyatakan, ruas jalan yang menghubungkan Kalabahi dan Kecamatan Alor Timur Laut dan Kalabahe-Alor Timur Tengah Utara yang sebelumnya mengalami putus total sudah mulai direhabilitasi. Dengan demikian distribusi bantuan makanan, obat-obatan, tenda dan tenaga medis kedua daerah tersebut mulai berjalan. Kendati demikian, dia mengakui, ada 9 desa di 2 kecamatan itu yang sulit dijangkau. Saat ini, Satuan Koordinasi Penanggulangan Bencana Alor masih membutuhkan tenda-tenda darurat, obat-obatan, dan makanan.

Sampai malam ini, jumlah korban tewas sudah mencapai 25 orang. Adapun korban luka berat dan luka ringan sekitar 230 orang. Dalam waktu dekat, pemerintah berjanji akan segera merehabilitasi ribuan bangunan yang rusak akibat gempa.

Jem's de Fortuna - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data