|
Nasional
Kapolri: Kelompok Lama, Pelaku Pemboman Poso
Selasa, 16 November 2004 | 19:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Palu - Teror bom bom di lokasi yang berjarak 70 meter dari Kantor Polres Poso itu telah menewaskan 6 orang dan melukai 4 warga
Kepada wartawan di Bandara Mutiara Palu, Selasa (16/11) sore, usai mengunjungi Poso, Da'i menjelaskan, polisi akan meneliti seberapa jauh keterlibatan kelompok itu, baik yang ada di Palu maupun di Poso. Pihaknya juga akan menyelidiki, apakah pelaku pengeboman ini terkait dengan kelompok luar negeri. "(Karena) mungkin kelompok ini di-remote (dikendalikan) dari luar," ujarnya.
Soal motif, Da'i tak bisa menjelaskannya. Dia hanya mengatakan, pelaku kemungkinan ingin menciptakan teror agar masyarakat Poso tetap diliputi ketakutan berkepanjangan.
Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan Widodo A.S dalam kesempatan yang sama memperkuat dugaan Da'i. Menurut dia, masyarakat Poso sudah ingin hidup normal seperti sedia kala. "Itu yang saya tangkap dari dialog tadi dengan tokoh masyarakat Poso," katanya.
Kata Widodo, pemerintah akan membangun komunikasi dengan masyarakat agar masyarakat bisa terlibat aktif dalam mencegah teror. Ia berjanji akan mengungkap kasus yang terjadi selama ini sbagai upaya penegakan hukum yang menjadi prioritas 100 hari kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Karena itu, dia akan mengintensifkan lagi operasi intelijen di Poso.
Sejumlah pendeta telah meminta agar kasus ini sesegera mungkin dituntaskan. "Kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat untuk mengungkap kasus pemboman ini," kata Sekretaris Umum Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Irianto Kongkoli.
Hari ini, 50 orang anggota Brimob datang ke Poso dari markas besar mereka di Kelapa Dua, Jakarta. Berarti kini sudah ada 100 orang dari Markas Brimob Kelapa Dua yang bertugas di Poso.
Muhammad Darlis - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|