Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

kasus pembunuhan Munir

Kontras Akan Ambil Dokumen Asli Otopsi Munir ke Belanda
Selasa, 16 November 2004 | 15:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kontras akan mengambil dokumen asli hasil otopsi Munir dari Netherlands Forensic Institute (NFI). Rencananya Koordinator Kontras Usman Hamid akan berangkat besok bersama tim forensik Markas Besar Kepolisian RI.

Salinan dokumen yang diterima Mabes Polri merupakan salinan analisis toksologi. “Perlu dokumen yang asli,” kata Usman ketika dihubungi Tempo. Dia mengaku, sampai sekarang Kontras belum mendapat salinan hasil otopsi tersebut.

Meskipun demikian, menurut Usman, keberangkatan ke Belanda itu masih menunggu kepastian dari Mabes Polri karena sampai hari ini belum jelas koordinasinya. Usman masih menunggu kepastian apakah dirinya masuk tim forensik Mabes Polri atau berangkat sendiri. Jika dirinya masuk tim forensik maka biaya keberangkatan ditanggung Mabes Polri.

Dia sendiri telah memegang tiket Malaysia Airlines tujuan Amsterdam untuk keberangkatan Rabu (17/11) pukul 19.30. Istri Munir, Suciwati, telah mewakilkan ke Usman untuk ke Belanda.

Berkaitan dengan rencana untuk membongkar makam Munir, Usman mengatakan, rencana itu belum tentu membuahkan hasil yang maksimal. Pihak keluarga menilai, hasil otopsi di Belanda lebih akurat dan dapat dipercaya.

“Kalau ada pembongkaran makam, berarti tidak percaya dengan hasil otopsi sebelumnya,” ujarnya.

Agriceli - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kontras Mewakili Istri Munir ke Belanda
Mulya: Kematian Munir Mirip dengan Baharudin Lopa
Keluarga Munir Minta Investigasi Menyeluruh
Istri Munir Datangi Mabes Polri
Pemerintah agar Serahkan Dokumen Otopsi pada Keluarga Munir
Kontras Minta Pemerintah Evaluasi Pengamanan di Poso
KONTRAS Minta Deplu Proaktif Sikapi Pelanggaran HAM di Thailand
Kontras Surati Menlu Soal Tragedi Thailand
Kepala Penjara Tangerang Sudah Tegur Anak Buahnya
LBH Laporkan Petugas Penjara yang Todongkan Senjata
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No.3 Thn 2002 Tentang Kompensasi ,Restitusi, Dan Rehabilitasi Terhadap Korban Pelanggaran HAM yang Berat
PP RI No.2 Thn 2002 Tentang Tata Cara Perlindungan Terhadap Korban Dan Saksi Dalam Pelanggaran HAM yang Berat
Kepres nomor 53Tahun 2001 Tentang Pembentukan Pengadilan Hak Asasi Manusia Ad Hoc pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Diusulkan Dicopot Gara-gara Super Toy, Heru Lelono Marah
Terkait konvoi, Rumah Alex Noerdin Dijaga Ketat
Federasi Serikat Pekerja Metal Dirikan Tenda Keprihatinan
Tuah Riera
Tyson Gay Mundur, Powell dan Bolt Berpeluang

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data