|
Nasional
Keterlambatan Kereta Jalur Selatan Masih Parah
Selasa, 16 November 2004 | 02:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kereta api yang melintas melalui jalur selatan, hingga hari ini masih mengalami keterlambatan yang cukup parah. Menurut juru bucara PT Kereta Api Daerah Operasi I Akhmad Sujadi, itu akibat belum normalnya perbaikan lintasan rel yang rusak gara-gara terbakarnya kereta pengangkut bahan bakar di Ngawi, Jawa Timur.
Sejumlah kereta yang mengalami keterlambatan, di antaranya KAa Bima jurusan Surabaya-Jakarta. Kereta bisnis ini mestinya tiba di Stasiun Gambir pukul 05.00, namun baru datang pukul 12.20 WIB. Begitu pula dengan KA Gajahyana jurusan Malang-Jakarta.
Kereta eksekutif ini seharusnya tiba pukul 07.39, tapi mengalami keterlambatan selama 8 jam. "Semua kereta antre melintas di jalur selatan. Rel yang baru saja diperbaikan hanya boleh dilintasi dengan kecepatan 5 kilometer per jam," kata Akhmad.
Menurut Akhmad, sejak kecelakaan terbakarnya rangkaian kereta pengangkut bahan bakar antara Stasiun Kedunggalar-Stasiun Peron, Ngawi, pada Jumat pekan lalu. Lintasan kereta baru dapat dioperasionalkan kembali Minggu (14/11) sekitar pukul 23.05 WIB.
Akhmad menambahkan, saat ini rel yang putus telah dipasang jembatan darurat berupa balok besi sebagai penyangga.
Ramidi-Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|