Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kontras Mewakili Istri Munir ke Belanda
Senin, 15 November 2004 | 21:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Istri Almarhum Munir, Suciwati, mengatakan Usman Hamid dari Kontras akan mewakili dirinya berangkat ke Belanda bersama Tim Forensik Polri.

"Rencananya Usman akan berangkat hari Rabu (17/11) nanti bersama Tim Forensik Polri," ungkapnya ketika dihubungi TempoTempo, Senin (15/11) malam melalui telepon di Jakarta.

Suciwati menegaskan kembali keinginannya untuk membentuk Tim Independen guna menyelidiki penyebab tewasnya Munir. Menurut Suciwati, keberadaan Tim Independen ini akan membantu penyelidikan sebagai second opinion kasus tersebut.

"Sampai saat ini belum ada keputusan final dari pemerintah untuk menyelidiki meninggalnya suami saya. Rekan-rekan di media massa saya harapkan dapat membantu dengan kapasitasnya untuk menyadarkan pemerintah pentingnya keberadaan tim ini," tegasnya.

Selain itu Suciwati juga menegaskan haknya kembali yang sampai saat ini belum dipenuhi oleh pemerintah berupa hasil otopsi jenazah almarhum Munir. "Sampai saat ini saya masih mencoba menghubungi Kepala Polisi RI Da'i Bachtiar untuk menuntut hak saya berupa hasil otopsi suami saya," jelasnya.

Menanggapi keinginan kepolisian yang meminta untuk membongkar kembali makam suaminya guna melakukan otopsi, Suciwati mengungkapkan keberatannya karena menganggap hasil otopsi yang telah dilakukan pihak Belanda sudah baik dan akurat.

"Saya yakin hasil otopsi di Belanda sudah bagus. Penyebab meninggalnya suami saya menurut otopsi tersebut dikarenakan racun arsene, tinggal pihak kepolisian menindaklanjutinya. Dari pihak keluarga kita keberatan dan menolak rencana tersebut," ungkap Suciwati.

Flamboyan - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Tambah Satu SSK di Poso
Isu Diracun, Akhirnya Terbukti
Garuda Indonesia Siap Diperiksa Dalam Kasus Munir
Polri Bentuk Tim Penyelidik Kematian Munir
Mulya: Kematian Munir Mirip dengan Baharudin Lopa
Keluarga Munir Minta Investigasi Menyeluruh
Keluarga Minta Kematian Munir Diusut
Munir Terkena Racun Arsenik
Selidiki Kematian Munir, Mabes Polri akan Kirim Tim ke Belanda
Istri Munir Datangi Mabes Polri
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No.3 Thn 2002 Tentang Kompensasi ,Restitusi, Dan Rehabilitasi Terhadap Korban Pelanggaran HAM yang Berat
PP RI No.2 Thn 2002 Tentang Tata Cara Perlindungan Terhadap Korban Dan Saksi Dalam Pelanggaran HAM yang Berat
Kepres nomor 53Tahun 2001 Tentang Pembentukan Pengadilan Hak Asasi Manusia Ad Hoc pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Jalur Selatan Kereta Api Normal Kembali
Kecil Kemungkinan Beda Awal Puasa dan Lebaran
Tunai Rp 1 Milyar Bagi Peraih Emas Olimpiade
Amrozy cs Dikunjungi Kerabat
Mahasiswa Kediri Demo Tuntut Pengusutan Dana Hibah Persik

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data