|
Empat Menteri Tinjau Lokasi Gempa Alor
Senin, 15 November 2004 | 19:06 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Empat menteri kabinet Indonesia Bersatu melakukan peninjauan langsung ke lokasi gempa di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Senin (15/11), pukul 12.30 WITA. Mereka adalah Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto, dan Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari.
Dalam peninjauannya, para menteri berdialog langsung dengan para korban gempa, baik yang berada di Rumah Sakit, Puskesmas, maupun di tempat penampungan pengungsi. Selain itu, para menteri menyerahkan bantuan dari pemerintah pusat kepada satuan koordinasi lapangan penanggulangan bencana Alor berupa uang tunai Rp. 500 juta dari Menteri Sosial dan Rp. 100 juta dari Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Pengungsi.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan menyerahkan sejumlah bantuan obat-obatan. Mengenai rehabilitasi bangunan dan prasarana umum yang mengalami kerusakan parah, Menteri PU berjanji memberikan penanganan khusus, termasuk akan merehabilitasi secara total ruas jalan transportasi darat, yang mengalami kerusakan sekitar 110 kilometer. Sedangkan biaya perawatan korban gempa, Menteri Kesehatan mengatakan bahwa akan ditanggung secara penuh oleh pemerintah.
Bupati Alor, Ans Takalapeta ketika dihubungi melalui telepon mengatakan bahwa, pemerintah akan segera mengumumkan kepada masyarakat apakah tetap bertahan di tempat terbuka untuk menyelamatkan diri atau tetap berlindung di lokasi-lokasi aman. Menurut Takalapeta, sampai dengan Senin sore, masih terjadi gempa-gempa susulan dengan skala yang relatif lebih kecil. Akan tetapi, masyarakat belum diperkenankan untuk kembali ke rumah masing-masing, karena kemungkinan gempa susulan masih akan terjadi.
Menurut Takalapeta, dalam pertemuan dengan para menteri, sudah ada kesepakatan untuk membangun kembali perumahan warga dengan arsitek khusus, berupa rumah tahan gempa. Sampai dengan saat ini, jumlah korban terus bertambah, yakni korban tewas mencapai 23 orang.
Jems de Fortuna?Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|