|
arus mudik
Menteri Perhubungan: Arus Mudik Tahun Ini Lebih Baik
Minggu, 14 November 2004 | 16:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perhubungan Hatta Radjasa mengungkapkan, arus mudik tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya.
Kenyataan ini didasarkan evaluasi yang dilakukan Departemen Perhubungan pada saat menjelang hari raya Idul Fitri. ”Semua penumpang terangkut, sehingga semua pemudik bisa berlebaran di rumah masing-masing,” kata Hatta, usai berlebaran bersama mantan Presiden RI Megawati Soekarno Putri di Jalan Teuku Umar Jakarta.
Namun, Hatta mengaku, belum puas karena masih banyak angka kecelakaan yang terjadi.
Kecelakaan yang menonjol selama musim mudik Lebaran adalah kecelakan di jalan tol dan terbakarnya kereta yang mengangkut bahan bakar di daerah Ngawi, Jawa Timur. Terbakarnya kereta yang mengangkut minyak tanah di daerah Ngawi ini menyebabkan keterlambatan jadwal beberapa kereta penumpang, karena rusaknya lintasan rel dan jembatan. ”Saat ini sudah diperbaiki dan dapat dilewati lagi,” kata Hatta.
Sebelumnya diperkirakan perbaikan rel dan jembatan memerlukan waktu sembilan hari. Ternyata, dalam waktu cepat lintasan tersebut telah dapat diperbaiki. Dengan perbaikan yang cepat, diharapkan arus balik dengan menggunakan kereta dari jalur selatan menjadi lancar. Namun, sewaktu melewati daerah itu kecepatan tidak boleh lebih dari 60 kilometer per jam.
Menurut Hatta, kecelakaan yang terjadi disaat arus mudik lebih banyak disebabkan oleh kesalahan manusia.”Banyak kejadian yang diakibatkan sopir mengantuk atau human error lainya,” katanya.
Karena itu, menteri meminta masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik agar berhati-hari. Apalagi, diperkirakan akan turun hujan. Hujan deras ini dikhawatirkan akan menyebabkan banjir dan tanah longsor, sehingga menggangu arus balik. “Peristiwa ini bisa memperbesar angka kecelakaan,” katanya.
Sutarto - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|