|
Nasional
Yudhoyono Menabuh Bedug Takbiran
Sabtu, 13 November 2004 | 21:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan prosesi pemukulan bedug sebagai tanda dimulainya takbir akbar nasional 2004 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (13/11) malam. Setelah itu Presiden mengumandangkan takbir bersama Wakilnya Jusuf Kalla.
Pada acara sebelumnya, Presiden juga menyerahkan santunan secara simbolik kepada perwakilan anak yatim piatu dan kaum duafa. Sementara itu kiai kondang Aa Gym dalam ceramahnya mengingatkan bahwa Nabi Muhammad adalah yatim piatu yang mampu mengangkat harkat martabat manusia. “Mudah-mudahan malam ini bisa membangkitkan semangat kita untuk memuliakan anak yatim piatu,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut Aa Gym juga mengingatkan pentingnya kelembutan hati. Manusia tanpa kelembutan hati, katanya, akan beringas dan menjadi malapetaka bagi manusia. “Kelembutan hati para elitelah yang bisa membuat bangsa ini bersatu,” ujarnya.
Aa Gym juga menyampaikan rumus 2B2L kepada Yudhoyono dan menterinya guna memperbaiki bangsa ini. Rumus itu antara lain pertama berani mengakui kelebihan dan jasa orang lain, kedua bijak terhadap kekurangan dan kesalahan orang lain, ketiga lupakan jasa dan kebaikan diri sendiri, keempat lihat kekurangan diri sendiri.
Tito Sianipar - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|