Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Bus Tujuan Jakarta Banting Harga
Sabtu, 13 November 2004 | 03:15 WIB

TEMPO Interaktif, Semarang: Bus dari Jawa Tengah dengan tujuan Jakarta membanting harga tiket. Langkah ini dilakukan karena sepinya penumpang di masa mudik Lebaran. ?Ini murah mas, eksekutif AC, ada toilet hanya Rp 25 ribu, sedangkan bus biasa paling cuma Rp 15 ribu,? kata salah seorang calo bus di daerah Krapyak, Semarang, Jawa Tengah pada Tempo kemarin.Pada hari biasa, tarif yang berlaku umum untuk bus patas tersebut sebesar Rp 70 ribu.

Kendaraan angkutan menuju Jakarta memang sepi penumpang di saat puncak arus mudik pada Kamis (11/11) sore lalu. Mereka menurunkan tarif untuk mendapatkan penumpang. Sedangkan dari arah sebaliknya yakni Jakarta, harga tiket melambung tinggi. Untuk tujuan Solo mialnya, perusahaan otobus mematok tiket Rp 150 ribu. ?Tapi nanti kalau arus balik, naik disini sudah tidak bisa, karena sudah penuh dari agennya,? kata calo itu.

Daerah Krapyak dikenal sebagai tempat naiknya penumpang bus tanpa tiket. Harga yang ditetapkan d ibawah harga tiket yang berlaku d itempat penjualan tiket resmi atau agen. Banyak orang memanfaatkan tempat ini untuk menuju Jakarta, khususnya yang berkantung tipis.

Daerah ini ada di sebelah utara Bandara Adi Sucipto, yakni sekitar 2 kilometer dari Simpang Lima, Semarang. Dari pantauan Tempo, bus hanya terisi beberapa orang, bahkan kebanyakan tidak berpenumpang sama sekali.

Sutarto?Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Malam Ini, 60 Ribu Pemudik Naik Kereta Api
Pemudik Abaikan Peraturan Lampu Siang Hari
Akibat KA Pertamina Terbakar, Jalur Selatan Lumpuh
Malam Ini Jumlah Pemudik Mencapai Puncak
Malam Ini Puncak Arus Mudik di Tol Cikampek
Jumat Malam Ini Tol Palikanci Bakal Dijejali Pemudik
Gerbong KA Kertajaya Produksi INKA Madiun
Menteri Baru Tahu Kalau WC Kereta Dijejali Pemudik
Presiden Intruksikan Infrastruktur Perhubungan Siaga Satu
Menteri Ancam Cabut Trayek Bus yang Nakal
> selengkapnya...


Referensi

Mudik Bareng dengan Buruh Bangunan

Website

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni)
PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP)
PT Garuda Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Masyarakat Lebih Akrab dengan Mencoblos
Pemungutan Suara Pemilu 2009 Memakan Waktu Lebih Lama
Soetrisno Bachir Harapkan Gaet Pendukung Gus Dur
Biaya Operasional Pengelolaan Sampah Minim
Departemen Pertanian Dibobol Maling

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data