Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Malam Ini Puncak Arus Mudik di Tol Cikampek
Jum'at, 12 November 2004 | 17:04 WIB

TEMPO Interaktif, Bekasi: Lonjakan arus mudik Lebaran diperkirakan terjadi Jum'at (12/11) atau H-2 ini. Hal itu didasarkan pada masa libur buruh pabrik dan pegawai negeri sipil juga pegawai BUMN yang mulai libur Sabtu (13/11). ?Menurut analisis saya, sekarang ini puncaknya mudik ke kampung halaman. Sebab, semua karyawan pada Sabtu sudah mulai libur,? kata Kepala PT Jasa Marga Cabang Tol Jakarta-Cikampek, Tito Karim, Jum'at ini.

Menurut Tito, diperkirakan perjuangan armada kendaraan yang melintasi jalan tol Jakarta-Cikampek akan dimulai selepas Maghrib atau Isya. Dia memprediksi arus lalu lintas yang akan melintasi empat gerbang tol, yakni Cikampek, Kalihurip, Sadang 1 dan Sadang 2 totalnya mencapai 63 ribu lebih. ?Perkiraan pada H-3 yang mencapai angka 63 ribu teryata tidak sampai, hari ini merupakan puncaknya,? katanya.

Sementara itu, dari pemantauan petugas sentral komunikasi tol Jakarta - Cikampek, saat ini armada lalu lintas sudah menunjukkan tidak terputus-putus. Kecepatan rata-rata kendaraan mencapai 60 kilometer perjam. ?Karyawan pabrik hari ini sudah libur,.karyawan swasta hari ini terakhir kerja, ini harus diantisipasi," ujarnya.

Tito menghimbau para pemudik untuk mempersiapkan kondisi kendaraan sebaik mungkin. Sebab, umumnya kemacetan paling banyak terjadi karena mogok. Mogok disebabkan kendaraan memuat barang melebihi kapasitas. Selain itu, ban mengalami pecah.

Untuk mobil pribadi diharapkan tidak membawa barang bermuatan melebih kapasitas. Begitu juga penumpangnya. Pengemudi juga diharapkan untuk memikirkan kesehatan dan menjaga diri supaya tidak mengantuk di tengah jalan. Sebab, lengah sedkit bisa menabrak, ditabrak atau terjungkal di jurang pinggir jalan tol.

Untuk para pemudik yang melintasi jalur A (ke arah Cikampke) supaya lebih berhat-hati di kilometer 24 sampai kilometer 40. Sebab di kilometer yang berada di pertengahan tol itu para pengemudi keenakan sehingga lupa diri dan ngantuk. ?Di tempat itu memang sering terjadi kecelakaan karena sopir lengah,? katanya.

Dari pemantauan Tempo Jum'at dinihari sepanjang kilometer 23 hingga kilometer 40 lajur A terjadi tidak kurang 20 buah mobil mogok secara bergantian. Umumnya mobil yang mogok itu minibus dan truk terbuka. Biasanya mereka membawa penumpang melebihi kapasitas sehingga berjalan pelan sekali.

Akibat kemacetan itu sempat terjadi kemacetan berkepanjangan. Kemacetan ditambah lagi pengemudi yang membandel dengan berhenti di bahu jalan untuk sekedar istirahat atau tertidur. Kemudian juga dijumpai kendaraan minibus atau truk terbuka yang mengangkut penumpang, berhenti di lajur cepat untuk tertidur.

Di kilometer 33, terdapat tempat peristirahatan. Namun, tempat itu tidak dapat menampung semua kendaraan sehingga sebagian kendaraan berhenti sepanjang bahu jalan. Akibatnya terjadi penyempitan sehingga macet. Yang lebih mengerikan, tidak kurang 80 truk yang mengangkut penumpang yang bergelantungan dan duduk di atas kabin.

Kepala Shift sentral komunikasi Frans mengatakan, aksi yang dilakukan para pemudik itu membahayakan diri sendiri dan orang lain. Sebab, selain overload para penumpang ada yang duduk di atas kap mobil atau bergelantungan. \"Kami sudah teriak-teriak terus, tetapi tetap saja ada yang membandel,? kata dia.

Siswanto?Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jumat Malam Ini Tol Palikanci Bakal Dijejali Pemudik
Gerbong KA Kertajaya Produksi INKA Madiun
Menteri Baru Tahu Kalau WC Kereta Dijejali Pemudik
Presiden Intruksikan Infrastruktur Perhubungan Siaga Satu
Menteri Ancam Cabut Trayek Bus yang Nakal
Awak Bus Naikkan Tarif Seenaknya
Menteri Perhubungan: Bus Yang Menurunkan Penumpang Ditengah Jalan, Ijinnya Akan Dicabut
Pemudik Mengaku Diperas Pengamen Di aerah Cirebon
Di Mataram, Mobil Patroli Keluar Masuk Kampung Cek Rumah Kosong
Kepadatan Lalau Lintas Jakarta Mulai Berkurang
> selengkapnya...


Referensi

Mudik Bareng dengan Buruh Bangunan

Website

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni)
PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP)
PT Garuda Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Penumpang Pesawat Spanyol Ceritakan Keajaiban
Wakil Gubernur Bahas Bantar Gebang dengan Bekasi
Alokasi Anggaran Daerah Dinilai Terlalu Kecil
Star Trek di Konsol Game
Sony Perkenalkan PS3 160 Gigabita

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data