Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Gus Dur Ingin Perbaiki NU yang Alami Demoralisasi
Jum'at, 12 November 2004 | 04:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: KH Abdurrahman Wahid ngotot masuk jajaran Syuriah PB Nahdlatul Ulama periode 2004-2009. ?Saya ingin ikut memperbaiki NU yang mengalami demoralisasi setelah Hasyim Muzadi menjadi calon wakil presiden pada pemilu lalu,? ujar Gus Dur kepada Tempo. Muktamar NU akan dilakukan pada 28 November-2 Desember 2004 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah. Dalam muktamar ini akan dipilih pengurus baru PB NU.

Menurut Gus Dur, dia tidak khawatir dengan aturan AD/ART NU yang bakal mengganjal langkahnya. Beberapa hari lalu, Hasyim Muzadi menjelaskan calon Rais Aam NU harus memiliki loyalitas, kualitas, moralitas, dan aktif di NU dalam batas waktu tertentu, seta tidak merangkap jabatan sebagai pemimpin partai politik. Aturan itu akan menghadang Wahid yang kini menjabat Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa.

?Itu peraturannya PB NU kok, bukan hasil forum nasional, bukan muktamar bukan munas,? kata Gus Dur, Kamis (11/11). Menurutnya, dengan berkiprah di Syuriah bukan secara otomatis dirinya meninggalkan partai. ?Ah ya nggak juga (keluar dari partai), terserah itu nanti belakangan. Kalau tokh umpama meninggalkan PKB, wah itu muktamarnya masih setengah tahun lagi, semuanya masih serba mungkin,? katanya.

Wahid sendiri menyerahkan sepenuhnya kepada peserta muktamar soal posisinya di Syuriah. Dia tidak membantah pernyataan Adhie Massardi, juru bicaranya, soal kesiapannya menjadi Rais Am. ?Rais Am itu haruslah ahli fikih, saya bukan. Soal itu saya nggak tahu.? Rais Am saat ini adalah KH Sahal Mahfud.

Danto?Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

NU Tarik Diri Dari Kepanitiaan
Putra Mahkota Libya Bagi-Bagi Sembako
Gus Dur Bersedia Jadi Rois Am PBNU
NU Berharap Tidak Ada Perbedaan Waktu Idul Fitri
Presiden Diminta Buka Muktamar NU
Hasyim Muzadi Belum Putuskan Pencalonannya
PWNU DIY Buat Kriteria Untuk Ganjal Hasyim Muzadi
Biaya Muktamar NU Rp 6 Miliar
Jawa Timur Tetap Inginkan KH Hasyim Muzadi
Gus Dur Kemungkinan Besar Perkuat Syuriah NU
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Tim Kampanye Calon Presiden
Perkiraan Peta Dukungan Calon Presiden
Inpres RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Penertiban Rekening Departemen/Lembaga Pemerintah Non Departemen
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Website

Situs Megawati-Hasyim Muzadi


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Pak Wonohito Dimakamkan Siang ini
McCain Pilih Gubernur Perempuan Sebagai Cawapres
Jalan Jakarta Pagi Lancar, Siang Rawan Kemacetan
Gedung Gerakan Pemuda Islam Kebakaran
Roger Federer, Davydenko dan Gonzalez Melenggang

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data