Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Penanganan TKI di Tanjung Priok Kacau
Kamis, 11 November 2004 | 14:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemulangan TKI dari Malaysia di Pelabuhan Tanjung Priok berjalan kacau. Para TKI yang seharusnya melewati pintu debarkasi pelabuhan, banyak yang menerobos pintu lain.

Akibatnya, petugas kewalahan memilah penumpang biasa dan mana TKI. Dari ribuan TKI ilegal, hanya belasan orang yang menggunakan pintu debarkasi saat meninggalkan dermaga pelabuhan.

Para TKI ini tiba di Tanjung Priok Kamis (11/11) pukul 10.40 WIB dengan menggunakan Kapal Motor (KM) Bukit Raya. Petugas yang berteriak melalui pengeras suara tak digubris oleh para TKI. "Melalui pintu resmi lama," kata Nasir, 26 tahun.

Menurut TKI asal Magetan, Jawa Timur itu, banyaknya penumpang menolak melewati pintu debarkasi karena lama dan tidak tahu maksud diwajibkannya lewat pintu tersebut.
Apalagi, kata dia, pintu pertama yang dilewati penumpang kapal tidak ada bedanya antara TKI dan yang bukan TKI.

Prosedur bahwa TKI di data terlebih dulu sebelum meninggalkan pelabuhan, juga nyaris tidak terlaksana.
Tidak ada petugas di meja pendataan. Akibatya, sejauh tidak ada daftar resmi berapa jumlah TKI yang datang dengan KM Bukit Raya.

Kepala Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok Soetirto tidak menyangkal adanya kekacauan di atas.
Petugas pendataan yang seharusnya dari Departemen Sosial dan Departemen Tenaga Kerja, ternyata tidak tampak seorang petugas pun. "Kami hanya menyediakan fasilitas," katanya.

Menurut Lily Pujianti dari Federasi Organisasi Buruh Migran Indonesia, tanggung jawab penanganan pemulangan TKI adalah pihak dua departemen itu. "Fahmi Idris (Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi) pernah ngomong, sampai di Tanjung Priok para TKI akan dibantu. Fatanya...," tanya Lily.

Tito Sianipar-Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ratusan TKI Tiba dengan KM Samudera Jaya
Malaysia Perpanjang Batas Waktu Pemulangan TKI Ilegal
Indonesia Secara Resmi Minta Pengampunan Herlina
TKI Dari Malaysia Cuma Bawa Rp 100 ribu.
Malaka Buka Dua Dermaga Pemulangan TKI
Calo SPLP TKI di KBRI Kuala Lumpur
Menteri Fahmi ke Malaysia Selesaikan TKI Ilegal
Presiden SBY akan Jemput TKI di Pelabuhan Dumai
Partai Rakyat Demokratik Usulkan Komisi DPR Dibekukan
Ketua Mahkamah Konstitusi Temui Pimpinan DPR
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data