Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Malaysia Belum Beri Perpanjangan Waktu Amnesti
Rabu, 10 November 2004 | 15:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato’ Hamidon Ali mengatakan pemerintah Malaysia belum memberikan perpanjangan waktu program pengampunan bulan Ramadan atau amnesti kepada TKI illegal.

Dia menjelaskan, Menteri Tenaga Kerja Fahmi Idris memang sudah bertemu dengan PM Abdullah Badawi, namun dirinya belum menerima kabar dari Malaysia tentang penundaan tersebut. “Ini masalah besar dan kompleks tergantung keputusan rapat kabinet,” jelas dia setelah menyerahkan sumbangan amal jariah di Kedutaan Besar Malaysia, Rabu siang (10/11).

Mengenai masalah vonis mati terhadap Herlina Trisnawati, Dato’ Hamidon mengatakan, pemerintah Malaysia akan terus melakukan proses hukum yang berlaku sampai dengan upaya terakhir. “Diplomasi memang boleh dilakukan, tetapi tanpa mengintervensi proses hukumnya sendiri,” terang Dato’.

Dato’ mengatakan masalah TKI merupakan masalah bersama antara Indonesia dan Malaysia. Pihaknya membutuhkan TKI untuk berbagai sektor dan sebaliknya pemerintah Indonesia dibantu dalam hal penyerapan tenaga kerja. “Selama ini yang membuat masalah adalah TKI yang tidak berdokumen atau illegal.”

Upaya yang sudah dilakukan pemerintah Malaysia untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan memperketat penjagaan di perbatasan darat. “Kami juga mengembangkan sistem sidik jari kepada para migran yang masuk ke Malaysia untuk mempermudah penataan.” flamboyan

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Lagi, Demonstrasi di Depan Kedutaan Besar Malaysia
Dana Pemulangan TKI Belum Cair
PAS Malaysia Siap Bantu Kasus Herlina
Menjelang Lebaran, Transfer Uang Buruh Migran Naik 550 Persen
LSM: Penangkapan 71 TKI, Kontradiktif
Pengusaha Travel TKI Keluhkan Maraknya Jemputan Liar
Pemerintah Berusaha Hadirkan Orang Tua Herlina ke Selangor
Aktivis Buruh Migran Demo di Depan Kedubes Malaysia
TNI AL Siapkan Lima Kapal Untuk Mengangkut TKI
14 Ribu TKI Sudah Tiba Di Tanah Air
> selengkapnya...


Referensi

Studi Perlindungan TKI Ditinjau dari Aspek Pembiayaan
HAK ASASI BURUH MIGRAN INDONESIA
Beberapa Kebijakaan Penempatan TKI ke Luar Negeri
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
Buruh Migran Meninggal hingga September 2003
Kebutuhan dan Penempatan TKI 2002
Kebutuhan dan Penempatan TKI ke Luar Negeri (2001-2004)
> selengkapnya...

Website

Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
LSM buruhmigran
Jaringan LSM buruh migran Asia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data