Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Dana Pemulangan TKI Belum Cair
Selasa, 09 November 2004 | 22:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia, Departemen Luar Negeri (Deplu) Ferry Adamhar di Jakarta (9/11) malam mengatakan, kedua orang tua Herlina Trisnawati akan diberangkatkan ke Selangor, Malaysia dalam minggu ini. "Semua persiapan sudah kita lakukan, hanya menunggu persiapan teknis yang belum selesai. Do’akan saja paling lambat akhir minggu nanti, orang tua Herlina Trisnawati, TKI asal Surabaya yang divonis hukuman gantung tersebut akan tiba di Selangor minggu ini," jelas Ferry.

Selain itu, Ferry mengatakan Kedutaan Besar RI di Malaysia sudah mengusahakan agar pengacara Herlina, Mr Vijay dapat berkunjung ke Surabaya. "Kunjungan tersebut nantinya akan menambah pengatahuan penasehat hukumnya untuk membela dari segi human interest," tambah Ferry. Upaya ini merupakan rangkaian usaha kuasa hukum yang mengajukan banding, meminta pengurangan hukuman bagi Herlina.

Ferry juga mengatakan pada hari Senin (8/11) kemarin, Duta Besar RI di Malaysia Rusdiharjo beserta istrinya telah mengunjungi Herlina. "Pada kunjungan tersebut Rusdiharjo memberi perlengkapan salat dan Al Qur’an pada Herlina yang ternyata mualaf (baru masuk Islam -- RED)," tambah Ferry.

Pada kesempatan yang sama, Ferry mengatakan dana pemulangan TKI sampai saat ini belum cair. Menurutnya, pihak Deplu sempat mengusulkan agar pemulangan TKI dilakukan oleh satuan tugas (satgas) yang akan mempermudah keluarnya dana. Tapi menurut Ferry yang disepakati justru koordinasi tiap departemen terkait. Soal dana, disepakati bahwa tiap departemen mengajukan dana yang akan diajukan ke Departemen Keuangan. “Masalahnya, sampai saat ini dana tersebut belum turun, hingga menyulitkan orang-orang di lapangan untuk melakukan tugasnya", kata Ferry.

Dana yang belum turun ini membuat Kedutaan Besar RI yang berniat menjemput TKI di perkebunan-perkebunan tempat mereka bekerja, jadi sulit terlaksana. Soalnya menurut Ferry, "ketika kita di lapangan, yang berbicara adalah dana dan akomodasi", ungkapnya.

Ferry juga mengkhawatirkan soal belum keluarnya keputusan pemerintah Malaysia mengenai permintaan Indonesia untuk memperpanjang program pengampunan. TKI yang sudah pulang ke Indonesia. Sampai hari ini, sudah sekitar 33 ribu TKI yang pulang dan dan diperkirakan akan mencapai puncaknya pada tanggal 12 Nopember mendatang.

"Pihak Malaysia dalam pertemuan yang kita lakukan kemarin memang menyatakan keprihatinannya dan dapat menerima alasan yang kita berikan, tetapi mereka masih harus membicarakan itu dalam rapat kabinet mereka. Sampai sekarang belum ada keputusan yang final", ungkap Ferry.

Evy Flamboyan

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PAS Malaysia Siap Bantu Kasus Herlina
Menjelang Lebaran, Transfer Uang Buruh Migran Naik 550 Persen
LSM: Penangkapan 71 TKI, Kontradiktif
Pengusaha Travel TKI Keluhkan Maraknya Jemputan Liar
Pemerintah Berusaha Hadirkan Orang Tua Herlina ke Selangor
Aktivis Buruh Migran Demo di Depan Kedubes Malaysia
TNI AL Siapkan Lima Kapal Untuk Mengangkut TKI
14 Ribu TKI Sudah Tiba Di Tanah Air
Lima Kapal Perang TNI AL Buat Angkut TKI Malaysia
Menaker Berusaha Minta Keringanan untuk Herlina
> selengkapnya...


Referensi

Studi Perlindungan TKI Ditinjau dari Aspek Pembiayaan
HAK ASASI BURUH MIGRAN INDONESIA
Beberapa Kebijakaan Penempatan TKI ke Luar Negeri
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
Buruh Migran Meninggal hingga September 2003
Kebutuhan dan Penempatan TKI 2002
Kebutuhan dan Penempatan TKI ke Luar Negeri (2001-2004)
> selengkapnya...

Website

Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
LSM buruhmigran
Jaringan LSM buruh migran Asia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Wayne Rooney Kecanduan PlayStation
Setio Rahardjo Meninggal Dunia
Menu Istimewa Eros Djarot
Jangan Gula Sembarang Gula
Tiga Pekerja Indonesia Disiksa di Irak

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data