Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Mantan Presiden Suharto Melayat Jenazah Wahono
Senin, 08 November 2004 | 22:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bekas orang nomor satu di republik ini, Suharto, Senin malam (8/11) berada di kediaman almarhum Letjen TNI (Purn.) Wahono. Sementara jenazah mantan ketua MPR/DPR, Wahono sendiri usai dimandikan di rumahnya, Jalan Iskandarsyah II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Soeharto datang melayat didampingi putrinya, Siti Hutami Endang Adiningsih, alias Mami Suharto. Dengan mengenakan stelan batik warna coklat dan menggunakan tongkat, Presiden RI yang berkuasa selama 32 tahun ini tiba pada pukul 21.00 WIB. Diantarkan mobil Toyota Alphard bernomor plat B 8874 AT.

Begitu turun, Suharto yang tampak segar berjalan menuju ruang tempat jenazah disemayamkan untuk sementara. Suharto terlihat dibantu saat menaiki anak tangga. Lalu, bersama kerabat lainnya, Suharto duduk di ruang dalam.

Di luar, satu kompi pengawal tengah berjaga-jaga. "Kami berjumlah 11 personel," kata Wahyu S, sang komandan Kiwal. Dua orang dari anggota tersebut berjaga di pintu masuk ruang persemayaman. Sementara sisanya berjaga-jaga di halaman dan ruang samping.

Rencananya, almarhum Wahono akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, pada Selasa (9/11) besok. Acara pemakaman akan dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB. Menurut Wahyu, personel yang akan mengantar ke pemakaman Kalibata, berjumlah sekitar 100 personil. Mereka terdiri dari Satuan Kiwal, Garnisum, Batalion dan perwakilan dari tiga angkatan, yakni angkatan laut, darat dan udara.

Sementara itu di ruang bagian dalam, para sahabatn, kenalan, kerabat dan handai taulan sudah berkumpul. Terlihat diantara mereka, ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Siswono Yudhohusodo. Sementara para tamu lain masih mengalir berdatangan menengok almarhum.

Di halaman rumah, karangan bunga bela sungkawa juga bermunculan. Salah satunya dari keluarga H.M.Suharto. Dan ketika malam kian larut, karangan bunga yang berdatangan semakin menumpuk.

Muhammad Nafi

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tim Dokter RSPP Umumkan Kesehatan Soeharto, Besok
Kesehatan Soeharto Memburuk
Asvi: Ada Polarisasi di Komnas HAM soal Kasus Soeharto
Pemeriksaan Kesehatan Soeharto Belum Jelas
Kejaksaan Lanjutkan Perkara Setelah Soeharto Sehat
LSM: Selidiki Pelanggaran HAM Soeharto
Komnas HAM: Lima Pelanggaran HAM Berat di Masa Soeharto
Pengacara Suharto: Kejari Kurang Kerjaan
Kejaksaan Minta RSCM Periksa Kesehatan Soeharto
Saksi Kasus Priok: Massa Ditembaki Tanpa Peringatan
> selengkapnya...


Referensi

Soeharto vs TIME
Kronologi Kasus Dugaan Korupsi Soeharto
Kronologi Kesehatan Soeharto
Kasus-kasus Korupsi di Indonesia
Program-program Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh Memberantas KKN
ICW : Buka Kembali Kasus Korupsi yang Di SP3
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Star Trek di Konsol Game
Sony Perkenalkan PS3 160 Gigabita
Pengacara: Tak Ada Saksi Muchdi Dendam kepada Munir
Wali Kota Jakarta Timur Akan Didatangi Pengunjuk Rasa
Wanda Hamidah Sibuk Seleksi Proposal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data