|
Nasional
Presiden Minta Calo Tiket Lebaran Diberantas
Minggu, 07 November 2004 | 19:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Minggu (7/11) sore in Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau Stasiun Kereta Api Gambir. Presiden yang didampingi oleh istri, Kristiani Herawati dan Menteri Perhubungan Hatta Radjasa sempat meninjau sejumlah tempat.
Presiden sempat meninjau loket penjualan tiket dilantai satu. Ia bedialog dengan sejumlah calon penumpang yang sedang antri membeli tiket. Kepada wartawan, Yudhoyono mempersoalkan masih banyaknya calo yang berkeliaran di beberapa terminal dan stasiun. Presiden meminta aparat tidak membiarkan calo-calo berkeliaran. "Bila kita dapat batasi transaksi, tanpa calo maka dapat dikurangi biaya tambahan bagi para penumpang " katanya.
Presiden juga mengunjungi ruang posko operasi tempat pengendalian lalu lintas kereta. Ditempat ini presiden cukup lama berbincang dengan petugas Stasiun Gambir dan jajaran. PT Kereta Api. Nampak hadir selain kepala Stasiun Gambir, Masduki Achmad juga Direktur Utama PT Kereta Api, Umar Berto.
Menurut Hatta, presiden meminta kepada segenap jajaran kereta api untuk betul-betul menjaga keselamatan penumpang. Presiden juga meminta petugas meningkatkan keselamatan lalu lintas kerata dan mengurangi angka keselamatan sampai angka nol. "Beliau juga sangat perhatian dengan tarif, harga-harga tiket. Di kampung Rambutan beliau sempat menanyakan apakah masyarakat terjangkau membeli tiketnya juga apakah masyarakat mendapat pelayanan yang baik dan apakah keselamatan mereka terjamin," katanya usai mendampingi presiden berkeliling stasiun.
Sebelum ke Gambir, Presiden yang berangkat dari rumah pribadinya di Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat mengunjungi dulu Terminal Kampung Rambutan. Para pemudik sempat mengerubungi Yudhoyono di tempat ini.
Di terminal ini, Yudhoyono mendapati harga tiket yang masih wajar. "Tapi saya tetap meminta kepada semua petugas jalankan tugas baik-baik, jangan ada penyimpangan- penyimpangan apalagi sesatu yang merugikan penumpang," ujarnya.
Ramidi - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|