|
Nasional
DPR Selesaikan Konflik Internalnya Malam Ini
Minggu, 07 November 2004 | 16:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Sekjen Partai Amanat Nasional Muhammad Nadjib mengungkapkan, malam ini sekitar pukul 20.00 WIB sejumlah politikus Koalisi Kebangsaan dan Koalisi Kerakyatan akan kembali bertemu untuk menyelesaikan konflik internal DPR.
Rencananya, pertemuan diadakan di Hotel Mulia. \"Tapi masih tentatif,\" ujar Nadjib ketika dihubungi melalui telepon, Minggu (7/11). Kepastiannya, kata dia, baru ditentukan setelah Maghrib.
Menurut Nadjib, pertemuan nanti malam akan lebih banyak membicarakan soal tata tertib DPR, yang sebelumnya telah diubah oleh Koalisi Kebangsaan. \"Adapun soal kursi ketua dan wakil ketua komisi, kami dari Koalisi Kerakyatan tak lagi banyak mempermasalahkannya,\" ucapnya.
Bahkan, bagi Fraksi Partai Amanat Nasional, kata Nadjib, jika tak mendapat kursi ketua atau wakil ketua komisi pun rela.
Rapat kompromi sebelumnya telah diadakan pada Jumat (5/11) di Hotel Mulia. Rapat dipimpin Ketua DPR Agung Laksono (Golkar).Semua pemimpin dari 10 fraksi di DPR hadir. Rapat ini hanya menyepakati perlunya sidang paripurna ulang pada Selasa (9/11). Untuk persoalan tata tertib dan pembagian kursi ketua dan wakil ketua komisi, kedua pihak belum menemukan kata sepakat.
Salah satu substansi tata tertib yang diperdebatkan adalah soal syarat kuorum rapat. Sesuai Tata Tertib DPR hasil revisi Rapat Paripurna 27 Oktober, rapat bisa berlangsung jika dihadiri minimal setengah plus satu dari jumlah anggota DPR.
Koalisi Kerakyatan menentang hal itu. Mereka minta syarat kuorum tak perlu direvisi. Dalam ketentuan sebelum direvisi, syarat kuorum: selain dihadiri minimal setengah plus satu dari jumlah anggota juga mensyaratkan kehadiran setengah plus satu dari jumlah fraksi.
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar optimistis malam ini konflik internal DPR akan berakhir. \"Mudah-mudahan tak ada lagi masalah yang mengganjal,\" ujarnya melalui telepon sore ini, Sabtu (7/11).
Permasalahan terberat yang menjadi pemicu awal konflik yakni pembagian ketua dan wakil ketua komisi juga diyakini akan berhasil dikompromikan. Dia mencontohkan, fraksinya, Fraksi PKB, bersedia melepas posisi dua wakil ketua komisi yang sebelumnya telah didapat.
Thonthowi - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|