Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Indonesia Secara Resmi Minta Pengampunan Herlina
Minggu, 07 November 2004 | 12:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Ferry Adamhar mengatakan, lobi ke pemerintah Malaysia terus diintensifkan. Selasa depan, kata dia, pemerintah Indonesia secara resmi meminta keringanan hukuman atas Herlina Trisnawati yang divonis mati.

Dihubungi Tempo, Minggu (7/11), Ferry menjelaskan,
"Kami belum bisa melakukannya pada Sabtu kemarin (6/11). Pada Selasa nanti, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Fahmi Idris akan meminta secara eksklusif pengurangan hukuman bagi Herlina Trisnawati," ungkapnya.

Ferry menambahkan, sejauh ini pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia sudah melakukan upaya hukum maupun kemanusiaan atas warga asal Surabaya tersebut. "Yaitu, kita menyediakan penasehat hukum lokal. Kita memberi dukungan moral dengan menghadisi sidang sampai Herlina divonis gantung," paparnya.

Ferry mengaku juga turut mengupayakan dapat menghadirkan orangtua Herlina, Nani Indrawati ke Selangor, Malaysia. "Kedatangan orangtua Herlina diharapkan akan memberikan dukungan moral. Mengenai waktu kunjungannya kami usahakan minggu depan," kata dia.

Vonis mati atas Herlina pada Kamis lalu berlangsung di Pengadilan Tinggi Malaysia. Hakim Datuk K.N. Segara yang mengadili perkara pembunuhan Soon Lay Chuan, majikan terdakwa, mengatakan Herlina terbukti bersalah. "Dia secara sadar melakukan perbuatannya," kata Segara. Tragedi pembunuhan itu berlangsung 14 Agustus 2001 silam.

Evy Flamboyan-Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

TKI Dari Malaysia Cuma Bawa Rp 100 ribu.
Malaka Buka Dua Dermaga Pemulangan TKI
Calo SPLP TKI di KBRI Kuala Lumpur
Menteri Fahmi ke Malaysia Selesaikan TKI Ilegal
Presiden SBY akan Jemput TKI di Pelabuhan Dumai
Partai Rakyat Demokratik Usulkan Komisi DPR Dibekukan
Ketua Mahkamah Konstitusi Temui Pimpinan DPR
Ribuan TKI Tiba di Batam dan Tanjungpinang
Seratus TKW Berangkat Ke Malaysia
Rakor Kesra Bahas TKI
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Bursa Amerika Anjlok
Sumatera Barat Dapat Penawaran Perdagangan Karbon
Pak Wonohito Dimakamkan Siang ini
McCain Pilih Gubernur Perempuan Sebagai Cawapres
Jalan Jakarta Pagi Lancar, Siang Rawan Kemacetan

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data