Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

TNI AL Siapkan Lima Kapal Untuk Mengangkut TKI
Minggu, 07 November 2004 | 01:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:TNI Angkatan Laut menyiapkan lima kapal perang untuk mengangkut dan memulangkan TKI dari Malaysia.

“Kapal itu tiga dari Armada Timur dan dua dari Armada Barat,” kata Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana Bernard Kent Sondakh, seusai menghadiri serah terima jabatan Dan Kodikal dari Mayjen Mariner TNI Safzen Nurdin kepada Laksda Waldi Murad, di Kodikal, Tanjung Perak, Surabaya, Jumat (5/11).

"Terakhir sekali saya dapat surat Duta Besar di Malaysia di Kualalumpur untuk mengangkut TKI dari Pining dan Kucing tujuan Semarang dan Belawang," kata Kasal.

Namun, permintaan itu belum dilaksanakan oleh TNI AL, karena semuanya dikoordinir oleh Departemen Tenaga Kerja (Depnaker).

Bernard menjelaskan, dalam rapat terakhir dengan Depnaker angkatan laut hanya diminta stand by dan menunggu, karena beberapa instansi terkait seperti Pelni masih mampu mengungkut para TKI yang mulai berdatangan.

Sekali angkut lima kapal itu bisa membawa penumpang 10 ribu, jika masih kurang TNI AL siap menambah kapal lagi. Bahkan TNI AL juga siap jika diminta mengangkut TKI sekaligus pemudik lebaran. "Tapi kalau dua-duanya memang berat," katanya.

Sementara itu, Komisi IX DPR RI dari Koalisi Kebangsaan, Jumat (5/11) melakukan kunjungan ke Pelabuhan Gapura Surya, Tanjung Perak, Surabaya. Mereka melihat persiapan Depnaker dan Imigrasi menyambut kedatangan TKI dari Malaysia. Salah seorang anggota Komisi IX, Imam Supardi mengatakan saat ini pemulangan TKI yang mendapat amnesti belum ada.

"Yang ada pemulangan secara reguler bersama warga kita yang dari Malaysia karena lebaran. Sulit dibedakan apakah mereka pulang karena mudik atau karena amnesti," jelasnya. adi mawardi

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

14 Ribu TKI Sudah Tiba Di Tanah Air
Lima Kapal Perang TNI AL Buat Angkut TKI Malaysia
Menaker Berusaha Minta Keringanan untuk Herlina
Pemerintah Didesak Selamatkan Herlina Dari Tiang Gantungan
TKI Dari Malaysia Cuma Bawa Rp 100 ribu.
Hari ini, Fahmi Idris Bertemu Badawi Bahas TKI
Pemerintah Antisipasi Kedatangan TKI Pasca Amnesti
Menakertrans Kunjungi TKI di Malaka
Pemerintah Akan Buka Pos Pengaduan TKI
Rombongan Pertama TKI Ilegal Tiba di Jawa Timur
> selengkapnya...


Referensi

Studi Perlindungan TKI Ditinjau dari Aspek Pembiayaan
HAK ASASI BURUH MIGRAN INDONESIA
Beberapa Kebijakaan Penempatan TKI ke Luar Negeri
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
Buruh Migran Meninggal hingga September 2003
Kebutuhan dan Penempatan TKI 2002
Kebutuhan dan Penempatan TKI ke Luar Negeri (2001-2004)
> selengkapnya...

Website

Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
LSM buruhmigran
Jaringan LSM buruh migran Asia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Sony Perkenalkan PS3 160 Gigabita
Pengacara: Tak Ada Saksi Muchdi Dendam kepada Munir
Wali Kota Jakarta Timur Akan Didatangi Pengunjuk Rasa
Wanda Hamidah Sibuk Seleksi Proposal
Indonesian Gilas Kamboja

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data