Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Para Pemimpin DPR Sepakat Gelar Sidang Paripurna
Sabtu, 06 November 2004 | 00:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Rapat informal antara Ketua DPR Agung Laksono dengan para ketua fraksi yang digelar di Ruang Narcissus Room Hotel Mulia, Jumat (5/11) malam menyepakati untuk menggelar ulang sidang paripurna. Kedua kubu yang berseberangan yaitu Koalisi Kebangsan dan Koalisi Kerakyatan, sepakat untuk mengumumkan ketua dan wakil ketua semua komisi pada sidang tersebut.

Bursah Zarnubi dari Partai Bintang Reformasi mengemukakan hal itu kepada wartawan disela-sela rapat. Namun, menurut dia, komposisi ketua komisi yang diharapkan diberlakukan secara proporsional oleh Koalisi Kerakyatan, masih juga belum disepakati. Selain itu, perubahan tata tertib Dewan, juga belum sepakati.

Seperti banyak diberitakan media massa, konflik internal DPR berlangsung berkepanjangan. Pokok pangkalnya adalah pembagian kursi ketua dan wakil ketua komisi yang dinilai tidak proporsional oleh Koalisi Kerakyatan. Koalisi ini lalu memboikot saat Sidang Paripurna mengesahkan kelengkapan komisi-komisi itu.

Sampai rapat semalam usai, kedua koalisi hanya bersepakat untuk membahas kembali masalah itu pada pertemuan serupa yang akan digelar di Hotel Mulia Minggu (7/11) malam.

Abdilah Toha dari Partai Amanat Nasional terkesan tidak puas dengan hasil rapat. Saat ditemui usai rapat ia mengatakan bahwa belum ada sesuatu yang konkrit yang dicapai rapat itu. "Tidak ada tanggapan berarti dari mereka atas usulan kami," katanya.

Adapun Agung Laksono menilai sebaliknya. Menurut dia, sudahh ada kemajuan dalam kompromi. "Tapi saya tidak bisa menceritakan apa yang sudah diperoleh dan apa yang belum diperoleh," ujarnya.

Agung berharap apa yang telah dibicarakan pada rapat semalam tidak disiarkan ke masyrakat terlebih dahulu agat tidak menimbulkan tafsiran-tafsiran yang menggangu proses ini. Namun, dia mengungkapkan, sidang paripurna rencananya akan berlangusng hari Selasa (9/11). "Agenda dalam rapat paripurna akan ditentukan oleh Badan Musyawarah DPR," ujarnya.

Purnomo G Ridho/Indra Darmawan - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Anggota Fraksi PAN Ikut Menginterpelasi Presiden
49 Anggota DPR Ajukan Interpelasi Kepada Presiden
Isi Surat Presiden SBY kepada Ketua DPR
Dua Koalisi di DPR Jajaki Kesepakatan
Komisi V DPR Sidak Ke Tanjung Priok
Yusril Ihza Bawa Surat Presiden ke DPR
Presiden Tak Izinkan Jenderal Ryamizard ke DPR
Komisi I Pastikan Ryamizard Tak Penuhi Panggilan Dewan
Alvin Lie: Bubarkan Fraksi-Fraksi di DPR
Ryamizard Dijadwalkan Datang ke Komisi I
> selengkapnya...


Referensi

Pembahasan Penonaktifan Akbar Tanjung di DPR
UU Nomor 4 tahun 1999 tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR dan DPRD

Website

Sekretariat Jenderal DPR RI
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Penumpang Pesawat Spanyol Ceritakan Keajaiban
Alokasi Anggaran Daerah Dinilai Terlalu Kecil
Star Trek di Konsol Game
Sony Perkenalkan PS3 160 Gigabita
Pengacara: Tak Ada Saksi Muchdi Dendam kepada Munir

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data