|
Telkomsel Ikut Bergabung Dalam Joint Venture: Bridge Mobile Alliance
Jum'at, 05 November 2004 | 22:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tujuh operator selular di Asia Pasifik telah menandatangi kesepakatan pembentukan perusahaan joint venture yang dinamakan Bridge Mobile Alliance (Bridge). Penandatanganan ini dilakukan di Singapura tanggal 3 november 2004 lalu. Dimana pelopor dari kesepakatan ini adalah Singapura.
Operator-operator yang termasuk di dalam Bridge ini adalah Bharti (India), Globe Telecom (Filipina), Maxis (Malaysia), Optus (Australia), SingTel (Singapura), Taiwan Cellular Corporation (Taiwan) dan Telkomsel (Indonesia). Dengan rincian pelanggan yaitu; 14,5 juta pelanggan Telkomsel, 3 juta dari SingTel, 5 juta dari Maxis, 9 juta dari Bharti, 13 dari Globe Telecom, sekitar 8 juta dari TCC.
Tujuan utama pembentukan perusahaan joint venture ini adalah untuk memenuhi kebutuhan komunikasi selular bagi segmen yang sering bepergian untuk menikmati layanan yang friendly (ramah) dan biaya yang efisien, dimana pelanggan akan merasakan layanan di luar negeri seperti layanan selular di negara sendiri. Aktivitas pokok Bridge adalah mengembangkan suatu proses koordinasi regional dimana seluruh pelanggan dapat menikmati layanan selular regional yang ditawarkan oleh salah satu operator yang masuk dalam grup Bridge.
”Tujuan pembentukan Bridge ini adalah untuk memberikan pelayanan global dengan lebih baik melalui pengembangan produk dan layanan selular regional secara bersama-sama dan mengeksplor platform layanan yang kompatibel lintas negara. Dengan begitu perusahaan yang tergabung dalam Bridge akan mendapat nilai tambah," ujar Bajoe Narbito, Direktur Utama Telkomsel, Jumat (5/11).
Bajoe juga menambahkan, untuk Telkomsel Bridge merupakan kesempatan bagi operator kelas dunia yang tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan dan perkembangan produk dengan cara melayani pelanggan secara lebih baik.
Dalam kesepatakan ini ditetapkan satu negara hanya ada satu operator. Masing-masing operator akan memiliki saham yang sama di Bridge dengan nilai investasi US$ 1 juta. "US$ 1 juta ini akan dipakai untuk menyiapkan infrastuktur perusahaan," jelas Bajoe. Untuk masa ke depan tidak tertutup kemungkinan adanya anggota baru baik dari kalangan operator dari di luar tujuh negara di atas maupun perusahaan terkait lainnya.
Pelanggan Telkomsel dan operator Bridge lainnya akan dapat menikmati pelayanan yang memudahkan bagi mereka. Kemudahan-kemudahan tersebut antara lain:
Seamless Roaming Experience: disini pelanggan mendapatkan kemudahan menikmati jaringan luas dan berkualitas yang disediakan oleh anggota Bridge seperti dapat mengakses costumer service serta mengisi pulsa.
Great Choice of Products and Services: pelanggan dapat menikmati variasi produk dan layanan global.
One-Stop-Shop for Enterprise Costumers: pelanggan korporasi dapat menikmati layanan selular regional yang ditawarkan oleh salah satu operator yang masuk dalam grup Bridge.
Aliansi ini akan mulai efektif dalam penjalanan perusahaannya mulai 1 Januari 2005. Sedangkan untuk keefektifan pelanggan mulai triwulan kedua tahun 2005.
Nofi Triana Firman--Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|