|
Nasional
Pemerintah Berharap Kerjasama Militer dengan AS Membaik
Kamis, 04 November 2004 | 20:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah berharap dengan terpilihnya kembali, George Walker Bush, sebagai Presiden Amerika Serikat, pemerintah AS akan menormalisasi kerjasama militer kedua negara. Menurut Menteri Luar Negeri Noer Hassan Wirajuda, sebetulnya pemerintah AS ingin menormalisasi kerjasama militer yang dibekukan pasca kerusuhan menjelang referendum Timor Leste, 1999. "Hambatannya bukan di pemerintah AS, tapi di Kongres dan aktivis hak asasi yang hanya melihat dari cukilan masalah seperti masalah hak asasi manusia," kata Wirajuda kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/11).
Niat memulihkan kerjasama militer juga disampaikan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono usai pelantikan kabinet Indonesia Bersatu beberapa waktu lalu. Seperti halnya Wirajuda, menurut Juwono, salah satu hambatan utama normalisasi kerjasama militer adalah sikap Kongres AS yang sangat kritis dengan berbagai kasus pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia.
Menurut Wirajuda, pemerintah Indonesia menyambut baik hasil pemilu AS. Secara resmi, ucapan selamat akan disampaikan sendiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada Presiden Bush.
Sapto P - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|