Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Isi Surat Presiden SBY kepada Ketua DPR
Kamis, 04 November 2004 | 18:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Yusril Ihza Mahendra, Menteri Sekretaris Negara (Mensekneg), Kamis pagi ini (4/11) menemui Ketua DPR Agung Laksono untuk menyampaikan surat jawaban presiden atas surat undangan ketua DPR yang berisi harapan agar menugaskan Jenderal Ryamizard Ryacudu, Kepala Staf Angkatan Darat, untuk hadir dalam rapat dengar pendapat umum Komisi I DPR.

Isi surat yang ditandatangani oleh presiden tersebut adalah:

Kepada
Yth. Saudara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia

Menjawab surat saudara No.PW 001/5546/DPRRI/2004, dengan hormat kami memberitahukan bahwa kami tidak dapat memenuhi harapan saudara untuk menugaskan saudara Jenderal Ryamizard Ryacudu untuk hadir dalam rapat Dengar Pendapat Umum Komisi I DPR RI sebagaimana yang telah saudara jadwalkan.

Sebagaimana saudara telah maklum, surat presiden nomor R32/PRES/10/2004 tanggal 8 Oktober 2004 perihal pemberhentian dan pengangkatan Panglima TNI telah ditarik dengan surat kami nomor R41/PRES/10/2004 tanggal 25 Oktober 2004. Dengan demikian pada saat ini kami berada tidak sedang dalam posisi mengajukan permintaan persetujuan kepada DPR RI sehubungan pemberhentian dan pengangkatan Panglima TNI sebagaimana dimaksud oleh pasal 17 ayat 1 UU No.3 tahun 2002, jo pasal 13 UU No.34 tahun 2004.

Demikianlah, atas perhatian saudara kami ucapkan terima kasih.

Surat undangan dari ketua DPR dilaporkannya saat Presiden berada di Riau, dan diberikan malam tadi kepada Presiden di kediamannya. Pagi ini, Presiden mengadakan pertemuan dengan Wakil Presiden, Panglima TNI, Menko Polkam, Mensekneg, dan Sekretaris Kabinet untuk membahas draft surat jawaban tersebut. Presiden mengutus Yusril untuk langsung datang menemui Ketua DPR, sekaligus menyampaikannya kepada wartawan.

Yusri berpendapat surat pertama dari Presiden Megawati sebenarnya sudah tidak perlu lagi dibahas karena menurutnya, jika surat pertama sudah ditarik oleh institusi yang mengirimkannya, maka surat itu dalam pandangan Presiden tidak berlaku lagi. "Dari sisi presiden sebenarnya surat itu (dari Presiden Megawati) seakan-akan tidak ada lagi," katanya.

Mengenai proses yang dilakukan di Komisi I DPR, Yusril mengatakan, "Silahkan saja, tapi dilihat dari segi undang-undangnya tidak ada satu ketentuan hukum yang mengatur prosedur penarikan sebuah surat yang dikirim oleh presiden kepada DPR."

Tanggapan Ketua DPR, menurut Yusril, baik-baik saja. Surat itu selanjutnya diserahkan Ketua DPR kepada Komisi I yang akan membahasnya.

Suliyanti

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden dan Wakil Buka Puasa dengan Kapolri
Dua Koalisi di DPR Jajaki Kesepakatan
Pemilihan Ulang Pimpinan DPRD Purwakarta 10 November
Komisi V DPR Sidak Ke Tanjung Priok
Yusril Ihza Bawa Surat Presiden ke DPR
Presiden Tak Izinkan Jenderal Ryamizard ke DPR
Komisi I Pastikan Ryamizard Tak Penuhi Panggilan Dewan
Alvin Lie: Bubarkan Fraksi-Fraksi di DPR
Ryamizard Dijadwalkan Datang ke Komisi I
Kristiadi Duga Ryamizard Tak Penuhi Undangan DPR
> selengkapnya...


Referensi

Pembahasan Penonaktifan Akbar Tanjung di DPR
Sejarah TNI AU
Profil Yusril Ihza Mahendra
Spesifikasi F-16
Profil Endriartono Sutarto
Kepres RI No. 28 Thn.2003 Tentang Pernyataan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara
UU Nomor 4 tahun 1999 tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR dan DPRD

Website

Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Mobile China Selangkah Lagi Gandeng iPhone
Bursa Amerika Anjlok
Sumatera Barat Dapat Penawaran Perdagangan Karbon
Pak Wonohito Dimakamkan Siang ini
McCain Pilih Gubernur Perempuan Sebagai Cawapres

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data