|
Nasional
Ustazd Ba'asyir Menangis Saat Bacakan Eksepsi
Kamis, 04 November 2004 | 11:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ustadz Abu Bakar Ba?asyir membacakan eksepsinya setebal delapan halaman pada sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang digelar di Gedung Deparrtemen Pertanian, Ragunan. Pemimpin Pondok Pesantren Ngruki, Solo ini mulai membacakan sidangnya pada Kamis (4/11) pukul 10.00 WIB.
Sekitar 20 menit kemudian, menjelang penutup, dia memanjatkan doa sambil menahan tangis. Ba'asyir berdoa agar Allah menunjukkan yang benar itu benar dan yang salah itu salah, dan agar memadamkan kekuatan rezim Amerika dan antek-anteknya yang hendak memerangi pejuang-pejuang Islam.
Dalam eksepsinya, Ba'asyir secara tegas menolak dakwaan Jaksa Penuntut Umum yang menuduhnya terlibat aksi terorisme, seperti peledakan bom Marriot. Dakwaan jaksa, menurutnya, adalah salah satu wujud dari rekayasa terlaknat Presiden George W. Bush atas dirinya. "Dakwaan dipaksaan demi memuaskan musuh Allah yakni Bush," katanya.
Bush dan rezimnya, menurut Ba'asyir, sangat khawatir atas kegiatan dirinya menegakkan dakwah Islam di tanah air. Karenanya Bush, tuduhnya, selalu mengintervensi pemerintah agar terus-menerus menahannya dengan sebuah rekayasa yaitu isu terorisme. Saat ini, di Auditorium Departemen Pertanian, tim penasihat hukum Ba'asyir membacakan eksepsi setebal 102 halaman.
Khairunnisa-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|