|
Nasional
Malaka Buka Dua Dermaga Pemulangan TKI
Kamis, 04 November 2004 | 10:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Imigrasi Pelabuhan Malaka, Malaysia, H. Yusof Md. mengatakan, saat ini dua dermaga dibuka khusus melayani pemulangan TKI ilegal ke Indonesia. Ini, kata dia, sekaligus mengantisipasi membludaknya arus mudik TKI menjelang Lebaran.
"Segalanya kami tingkatkan demi kelancaran pemulangan TKI,' ujar Yusof kepada Tempo yang ditemui di Pelabuhan Malaka, Rabu (3/11).
Saat ini, menurut Yusof, kapal feri melayani Malaka-Dumai ada empat buah. Beroperasi mulai 08.00- 22.00 waktu setempat. "Kami juga menambah jumlah pegawai, dari delapan orang menjadi 26 orang," paparnya.
Demi menjaga keselamatan penumpang, menurut Yusof, armada Angkatan Laut Malaysia ambil bagian dalam proses pemulangan TKI. Dalam sepekan ini, tak kurang dari 1.000 TKI menyeberang ke Pelabuhan Dumai. "Pada tahun 2002, Pelabuhan Malaka dilewati sebanyak 58.884 TKI yang mendapat amnesti," katanya.
Ahmad Shalihin, 24 tahun, seorang TKI asal Kerinci, mengaku ingin cepat-cepat pulang ke Tanah Air, karena sudah rindu dengan keluarga. Dia sudah 5 tahun menjadi TKI ilegal. Selama itu pula belum pernah terjaring razia aparat Malaysia. :Cukup membayar 160 ringgit saya bisa masuk malaysia," katanya.
Ahmad mengaku belum memutuskan akan kembali seagai TKI ilegal atau tidak. "Kalau pemerintah mempermudah proses ke Malaysia saya akan kembali," ujarnya.
T.H. Salengke-Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|