|
Jakarta
Fraksi PKS Legowo Bila Tak Dapat Kursi Komisi
Rabu, 03 November 2004 | 14:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama-sama koalisi kerakyatan siap duduk bersama dengan koalisi kebangsaan untuk membicarakan nasib komisi.“Yang penting bagi kami adalah duduk bersama dan mentaati tata tertib, pembagian kursi pimpinan komisi adalah objek pembicaraan. Fraksi PKS tidak masalah kalau tidak dapat kursi,” tandas Irwan Prayitno, Wakil Ketua Fraksi PKS disela-sela acara sidak gapoksi VII ke UPMS III Pertamina di Jakarta, Rabu (3/11).
Menurut Irwan, koalisi kerakyatan ingin anggota dewan dapat kembali ke mekanisme tata tertib dan bisa bermusyawarah untuk menentukan pimpinan komisi. “Kalau fraksi lain mempunyai itikad yang sama maka prosesnya akan lebih mudah, tapi kalau masih mengusung semangat sapu bersih itu sulit,” katanya.
Irwan mengakui bahwa Ketua DPR Agung Laksono sempat memberikan opsi pembagian proposional pimpinan komisi. Namun, menurutnya, Fraksi PKS belum merespon opsi tersebut. “Bapak Agung memang menelepon kami dan menjelaskan beberapa hal untuk solusi. Dan fraksi memutuskan untuk kerja sama dengan koalisi kebangsaan,”ujarnya.
Fraksi PKS, menurut Irwan, lebih menginginkan agar anggota dewan dapat sama-sama berpikir untuk meningkatkan kinerja dan efektifitas dalam musyawarah serta menegakkan aturan. “Jangan sampai ini menjadi preseden buruk bahwa pelanggaran dibolehkan disini,”katanya.
Irwan melihat upaya lobi untuk menyelesaikan perseteruan diantara dua koalisi terus berjalan. “Sinyal untuk duduk bersama dengan semangat kebersamaan semakin mendekat. Nanti malam diusahakan 10 fraksi dapat berkumpul bersama,” katanya.
Irwan memperkirakan, paling lama minggu-minggu ini masalah di internal DPR dapat selesai. Banyak hal yang harus dipertimbangkan dan dikomunikasikan dengan pimpinan fraksi dan anggota partai. Fraksi PKS, menurut Irwan, meminta agar dalam pembicaraan bersama nanti semua anggota fraksi dapat memperhatikan mekanisme.
Rina Rachmawati
INDEKS BERITA LAINNYA :
|