Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Menteri Syaefullah Cuma Teruskan Program Lalu
Rabu, 03 November 2004 | 11:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Program 100 Menteri Negara Percepatan Kawasan Timur Indonesia Syaefullah Yusuf ternyata hanya mendukung program yang sudah ada. "Kami hanya melakukan supporting program yang lalu sampai akhir periode 2003-2004," ujar Syaefullah dalam acara Launching Buku dan Nuzulul Qur'an, di kantor Gerakan Pemuda Ansor, Jakarta, Selasa (2/11) malam.

Menurut Syaefullah yang menjadi Ketua GP Anshor, ada perbedaan nomenklatur program yang akan diterapkan Kabinet Indonesia Bersatu dengan kabinet sebelumnya. Saat ini, katanya, Kementerian Percepatan Kawasan Timur Indonesia sedang melakukan usaha-usaha bertahap, mulai dari inventarisasi permasalahan-permasalahan yang ada, penyusunan konsep, sampai penyusunan program untuk jangka pendek dan menengah.

"Inventarisasi permasalahan seperti infrastruktur, derajat kesehatan, derajat perumahan, dan pemberdayaan lembaga swadaya masyarakat akan lebih diintensifkan," katanya. Kemampuan pemerintah sangat terbatas sehingga perlu inisiatif daerah dengan mendorong stakeholder terlibat langsung. Dia juga menyebutkan istilah Kawasan Timur Indonesia Plus untuk fokus definisi seluruh daerah tertinggal. Harapannya daerah-daerah tersebut bisa menjadi ambassador.

Asep-Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Komisi Penanggulangan Kemiskinan Fokuskan Pada Lima Program
Surat Utang Pemerintah Untuk Tanggulangi Kemiskinan
Dewan Pertanyakan Proyek Rumah Kumuh Rp 3 Miliar
Ketiadaan Data Dasar Kependudukan Hambat Penanggulangan Kemiskinan
Nelayan Miskin Dapat Ditekan Hingga 15 Persen
BPS: Jumlah Penduduk Miskin Turun
Presiden : Janji Atasi Kemiskinan Sekejap, Menyesatkan
Jumlah Penduduk Miskin Turun
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
Angka Kematian Ibu Melahirkan Masih Tinggi
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 152 Tahun 1999 Tentang Badan Kesejahteraan Sosial Nasional
Keppres RI No. 144 Tahun 1999 Tentang Dewan Ekonomi Nasional
Kepres RI No.20 Thn. 2002 Tentang Pembentukan Tim Sistem Jaminan Sosial Nasional

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data