Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Partai Rakyat Demokratik Usulkan Komisi DPR Dibekukan
Selasa, 02 November 2004 | 13:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Lukman Halim, Ketua II Partai Rakyat Demokratik (PRD, mengusulkan komisi-komisi di DPR RI dibekukan sementara. Alasannya, ini untuk mendinginkan hubungan antara parlemen dengan pemerintah yang belakangan makin memanas.

Selanjutnya, partai yang berkantor pusat di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, itu mengusulkan dibentuknya kelompok kerja yang sifatnya fleksibel dan demokratis.
Munculnya dua kubu Koalisi Kerakyatan dan Koalisi Kebangsaan, hanya memperuncing masalah.

Koalisi Kerakyatan merupakan wadah Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrat, Partai Amanat Anasional, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Bintang Pelopor Demokrasi. Sedangkan Koalisi Kebangsan terdiri atas Partai PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Bintang Reformasi, dan Partai Damai Sejahtera.

Perseteruan antarpartai di atas dipicu oleh pro dan kontra pergantian Panglima Jenderal TNI Endiartono Sutarto. Sekretaris Jenderal PRD Zelly Ariane menyatakan, dalam waktu dekat akan menggelar pertemuan dengan berbagai organisasi masyarakat.

Bertepatan hari jak asasi manusia pada 10 Desember, partai ini akan turun ke jalan guna menyuarakan tuntutan.
Tujuannya adalah melihat reaksi para Dewan, apakah tetap sibuk sendiri atau bekerja menurusi rakyat.

Alasan mengusulkan kelompak kerja, menurutnya, ini merupakan jalan yang paling netral untuk menunjukkan kepada rakyat bahwa DPR masih peduli.

Minggu ini, mereka akan segera mengirim surat kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang isinya menyerukan untuk menghentikan perseteruan dan untuk memperjuangkan amandemen TNI, UU Terorisme, dan UU lain yang sangat mendesak untuk dibahas.

Mereka memilih PKS sebagai jembatan dengan DPR karena menurut PKS memiliki dukungan yang besar dari rakyat.

Suliyanti-Tempo News Rom

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ketua Mahkamah Konstitusi Temui Pimpinan DPR
Ribuan TKI Tiba di Batam dan Tanjungpinang
Seratus TKW Berangkat Ke Malaysia
Rapat Komisi Jalan Terus
Rakor Kesra Bahas TKI
Alvin Lee Turuti Putusan Fraksi
PAN Merasa Dikhianati DPR
Delegasi Uni Eropa Ingin Lihat Aceh dan Papua Langsung.
Derita TKI di Malaysia Menunggu Pulang.
Pemilihan Ketua DPRD Depok Melalui Voting
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Kepres RI No.102 Thn.2001 Tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Departemen

Website

Departemen Dalam Negeri
Lembaga Informasi Negara
Komisi Pemilihan Umum


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Sony Perkenalkan PS3 160 Gigabita
Pengacara: Tak Ada Saksi Muchdi Dendam kepada Munir
Wali Kota Jakarta Timur Akan Didatangi Pengunjuk Rasa
Wanda Hamidah Sibuk Seleksi Proposal
Indonesian Gilas Kamboja

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data