|
Kontras Surati Menlu Soal Tragedi Thailand
Senin, 01 November 2004 | 22:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Jakarta-Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KONTRAS) mengirim sepucuk surat kepada Menteri Luar Negeri, Hassan Wirajuda, Senin siang. Isinya : mendesak pemerintah Indonesia bertindak lebih tegas dan kongkrit menyikapi tragedi kemanusiaan di Tak Bai, Thailand yang memakan korban 85 muslim.
Surat yang ditandatangani oleh Kordinator KONTRAS, Usman Hamid, menyayangkan sikap pemerintah Indonesia yang menganggap tragedi kemanusiaan itu sebagai masalah domestik Thailand semata. Karena itu lembaga ini mendesak Menteri Luar Negeri agar lebih proaktif. Pemerintah Indonesia, kata Kontras, “Bisa mengambil langkah yang lebih keras.”
Tragedi Tak Bai itu jika dilihat dari sisi kejahatannya, bukan termasuk masalah dalam negeri, tetapi lintas negara. Menurut Kontras, Pemerintah Indonesia sebagai negara yang mengajukan diri sebagai Ketua Komisi PBB tahun depan, mestinya bisa lebih keras. Karena jika Indonesia terpilih, kita ditantang untuk berani menyikapi kasus seperti ini. “Kalau Thailand saja sudah lemah bagaimana dengan negara besar,” tegas Kontras..
KONTRAS menawarkan dua solusi yakni Indonesia menjadi mediasi penyelesaian kasus Thailand sebagai bentuk intervensi kemanusiaan (Humantarian Intervansion) atau membangun mekanisme regional Asia. Sehingga Asia tidak ketinggalan dalam menyelesaikan masalah HAM. Menurut Kontras, kalaupun Indonesia menjadi Ketua Komisi HAM PBB, “Itu karena prestasi, bukan hanya karena kebetulan dapat giliran.”
Ewor - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|