|
Nasional
Ketua DPR Inspeksi Pasar
Sabtu, 30 Oktober 2004 | 13:31 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua DPR Agung Laksono hari ini, Sabtu (30/10) beserta pimpinan Komisi VI DPR memeriksa persediaan dan harga sembilan bahan pokok (sembako) di pasar Mester Jatinegara dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Pemeriksaan berlangsung sejak jam sebelas hingga setengah satu siang ini.
Pemeriksaan pertama dilakukan di Pasar Mester Jatinegara. Pada pemeriksaan ini, selain menanyakan persediaan, Ketua Komisi VI Khofifah Indar Parawangsa, dan wakil ketuanya Ade Komarudin dan Irmadi Lubis, sempat menanyakan harga sembako pada para peagang disana.
Ternyata, di Pasar Mester telah terjadi kenaikan beberapa harga bahan pokok. Misalnya bawang merah, bawang putih dan kentang. Menurut seorang pedagang, Hajah Ansori, harga bawang yang tadinya Rp 5 ribu tiap kilo, kini merangkak naik menjadi Rp 7 ribu. Begitu pula harga kentang naik dari Rp 2.500 menjadi Rp 4 ribu. Hajah Ansori menuding penurunan jumlah pasokan yang jadi penyebab naiknya harga bawang merahd an kentang ini.
Syukurlah, harga beberapa bahan pokok lainnya relatif stabil karena persediaan mencukupi. Anomali malahan terjadi pada harga minyak sayur yang justru turun dari Rp 5.500 per liter menjadi Rp 5 ribu.
Pada kunjungannya di pasar induk beras dan palawija Cipinang, ketua DPR Agung Laksono mengatakan pasokan beras dan sembako di pasar ini menjamin ketersediaan yang memadai. Ia menilai, kecukupan ini akan menenangkan suasana sekaligus menciptakan stabilitas harga. “Kalaupun ada, kenaikan harga tidak akan terlalu tinggi,” ujarnya usai berbincang dengan beberapa pedagang.
Dalam kunjungannya ini, Agung sempat berpesan pada para pemasok danpedagang beras untuk tidak memasok dan menjual beras impor, baik formal apalagi ilegal. “Bisa merugikan petani Indonesia,” kata Agung. Berdasarkan pemeriksaan hari ini, Agung mengaku belum ada beras impor yang masuk Pasar Induk Beras Cipinang.
Sunariah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|