|
Nasional
Mosi Tidak Percaya Koalisi Kerakyatan
Jum'at, 29 Oktober 2004 | 21:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Lima fraksi yang tergabung dalam Koalisi Kerakyatan, Jumat (29/10) menyatakan ketidakpuasan atas kepemimpinan Agung Laksono. Koalisipun mengajukan mosi tidak percaya kepada pimpinan DPR. Ke lima fraksi ini, Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi (FBPD), Fraksi Persatuan Pembangunan (FPP), Fraksi Partai Demokrat (FPD) dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) menyebut kalau pimpinan DPR telah melanggar kesepakatan.
Ini merujuk pada jadwal acara pemilihan pimpinan komisi-komisi yang semula diagendakan Jumat (29/10), tapi dilakukan sehari sebelumnya (28/10). Koalisi juga mempertanyakan pengambilan keputusan yang diambil dalam sidang paripurna tanggal 26 dan 27 Oktober yang disebut koalisi tidak mencapai kuorum. Menyusul aksi walkout yang dilakukan koalisi kerakyatan.
Dalam suratnya yang ditandatangani Irwan Payitno dan Mahfudz Sidik, Fraksi PKS menyatakan Pimpinan DPR sengaja menciptakan anarki dan melakukan kebohongan publik. FBPD juga menuduh pimpinan DPR telah melanggar sumpah ketika dilantik menjadi pimpinan dan melanggar peraturan perundang-undangan yang seharusnya mereka tegakkan sesuai sumpah mereka.
Maka lima fraksi ini sepakat menolak dan menyatakan tidak sahnya seluruh keputusan Rapat Paripurna DPR yang dituding telah melanggar Tata tertib DPR, khususnya mengenai persyaratan kuorum. Koalisi kerakyatan juga tidak mengakui kepemimpinan yang terbentuk pada seluruh alat kelengkapan DPR.
Selanjutnya, koalisi kerakyatan menyatakan mosi tidak percaya kepada pimpinan DPR dan seluruh anggota fraksi tidak akan mengikuti rapat-rapat alat kelengkapan yang ada. Sekaligus meminta Sekretariat jendral DPR untuk tidak memfasilitasi berbagai hasil keputusan rapat yang dianggap koalisi kerakyatan tidak sah dan melanggar tata tertib DPR.
Suliyanti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|