Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kapolri Perintahkan Penangkapan Dodi Sumadi
Jum'at, 29 Oktober 2004 | 19:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kapolri Jenderal Pol. Da'i Bachtiar memerintahkan jajaran Polda Metro Jaya untuk menangkap buronan perkara penipuan terhadap Tommy Soeharto senilai Rp 15 miliar, Dodi Sumadi.

“Saya sudah instruksikan jajaran Polda, terutama Polda Metro Jaya yang punya target. Polda Metro Jaya kan punya kasus menangani itu. Mestinya terus dia aktif,” kata Da'i kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (29/10).

Pernyataan Kapolri dikaitkan dengan terlihatnya Dodi dalam acara pelantikan Kabinet Indonesia Bersatu pada 21 Oktober 2004 lalu. “Informasi yang ada pada masyarakat, yang diangkat media segera ditindaklanjuti penyidik. Jangan sampai keliru. Artinya jangan sampai orang cuma mirip,” katanya.

Ia mengatakan, kehadiran Dodi di Istana Negara tentunya karena ada undangan. “Kan orang masuk harus ada undangan,” katanya seraya mengatakan tidak menyalahkan orang atau institusi lain.

Sementara Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Tjiptono mengatakan Polda Metro Jaya menggelar program 100 hari untuk menangkap Dodi Sumadi. "Program ini digelar untuk menangani Dodi Sumadi hingga kasus ini selesai," ujarnya di Polda.

Menurut Tjiptono, arti seratus hari tersebut bukannya batas waktu dalam seratus hari harus ditangkap namun hanya merupakan program. "Agar ada aksi," ucapnya.

Dodi Sumadi adalah tersangka atas perkara penipuan terhadap Tommy Soeharto senilai US$ 1,7 juta atau sekitar Rp 15 miliar. Berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Tetapi ia menghilang ketika akan diserahkan ke kejaksaan.

Martha Warta/M. Fasabeni - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kapolri Sulit Tindak Polisi Yang Terima Parsel
Kapolri: Polisi Pasif Bergerak
Kapolri: Maria Pauline Tidak Lagi di Singapura
Presiden Minta Polisi Maksimal Tangkap Dr Azahari
Presiden Beri Waktu Kapolri 100 Hari untuk Tangkap Azahari
Kapolri Urung ke Pusat Konflik di Mamasa
Polisi Periksa Istri Noordin
Kapolri: Lampung Berpotensi Sebagai Tempat Persembunyian Pembom
Polisi Gelar Rekonstruksi Pertama Bom Kuningan
Polisi Belum Berhasil Identifikasi Pelaku Bom
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data