Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Indonesia Kecam Peledakan Bom di Thailand
Jum'at, 29 Oktober 2004 | 18:42 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah Indonesia mengecam peledakan di Provinsi Narathiwat Thailand Selatan yang terjadi sekitar pukul 07.00 pagi waktu setempat, Jumat (29/10). Laporan Reuters menyebutkan peledakan menyebabkan dua korban tewas dan 21 luka-luka. Insiden ini terjadi sehari setelah terbunuhnya 84 orang muslim di provinsi Thailand Selatan.

Dalam konferensi pers Jumat (29/10), Juru Bicara Departemen Luar Negeri RI Marty Natalegawa menyatakan keprihatinannya dan mengharapkan peristiwa ini segera diselesaikan dengan melalui prosedur yang berlaku.

Tapi, menurut Marty, pemerintah tidak melakukan tindakan pelarangan produk-produk Thailand seperti yang banyak diserukan oleh ormas Islam hari ini.

"Peristiwa peledakan bom di Thailand Selatan mencerminkan kondisi di Thailand semakin tidak menentu. Harapan pemerintah Indonesia pemerintah Thailand menangani masalah ini dengan manusiawi dan mengedepankan HAM. Selain itu korban yang jatuh merupakan penduduk muslim. Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia sangat prihatin dengan kondisi ini," tegas Marty.

Sementara itu, beberapa ormas Islam mengecam keras peledakan tersebut. Din Syamsudin, Sekretaris Jenderal MUI ketika dihubungi Tempo, Jumat siang (29/10) menyatakan pihaknya mengecam sekeras-kerasnya pembantaian umat Islam dan pedakan bom di Thailand Selatan yang menyebabkan puluhan orang meninggal dan luka-luka. "Perbuatan tersebut merupakan terorisme yang nyata sehingga harus diusut tuntas dan kemudian diberi hukuman yang seberat-beratnya.", tegasnya.

Juru bicara Fraksi PKS di DPR RI Suripto menyatakan kecamannya atas peristiwa tersebut. Berdasarkan data yang diperoleh pihaknya, korban muslim yang tewas di Thailand sejak bulan Januari 2004 mencapai 416 orang. "Walaupun data dan informasi yang kami dapatkan tentang peledakan belum akurat, tetapi berdasarkan modusnya saya kira pelaku ingin mendiskriditkan umat Islam," jelasnya.

Flamboyan - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Indonesia Prihatin Atas Peledakan Bom di Thailand
Sidang Ba'asyir Berakhir dengan Tertib
Auditorium Departemen Pertanian Dijaga Ketat
Ba'asyir Keluar Dari LP Cipinang
Pendukung Baasyir Berbondong-bondong ke Jakarta
Presiden Minta Polisi Maksimal Tangkap Dr Azahari
Ribuan TKI Berjejal di KBRI Kualumpur
Lintas Departemen Antisipasi Pemulangan Massal TKI dari Malaysia
Pemerintah Bahas Pemulangan 700 TKI Ilegal
Paranoidnya Polisi Cianjur
> selengkapnya...


Referensi

Ledakan di Jakarta 2003
Paketan Bom di Indonesia
Teror Bom di Indonesia (Beberapa di Luar Negeri) dari Waktu ke Waktu
Tim Relawan: Korban Biasanya Orang Kecil
Jejak Langkah Azahari
Jamaah Islamiyah
UU RI No. 1 Tahun 2001 Tentang Pengesahan Persetujuan Antara Pemerintah RI dan Pemerintah Hongkong Untuk Penyerahan Pelanggar Hukum Yang Melarikan Diri (Agreement Between The Government Of The Republic Of Indonesia and The Government Of Hongkong For The S
Kepres RI No.108 Thn.2003 Tentang Organisasi Perwakilan RI Di Luar Negeri
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
> selengkapnya...

Website

Majelis Mujahidin Indonesia
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [5]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data